Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah, Tertekan TLKM & ASII

JII ditutup melemah 0,48% atau 3,64 poin di level 754,68 setelah dibuka dengan pelemahan 0,15% atau 1,12 poin di posisi 757,21. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 752,87-759,46.
Aprianto Cahyo Nugroho | 12 Januari 2018 17:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (12/1/2018).

JII ditutup melemah 0,48% atau 3,64 poin di level 754,68 setelah dibuka dengan pelemahan 0,15% atau 1,12 poin di posisi 757,21. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 752,87-759,46.

Pada perdagangan Kamis (11/1), JII ditutup melemah hanya 0,06% atau 0,44 poin ke level 758,33. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 10 saham syariah menguat, 16 saham melemah, dan 4 saham syariah stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang melemah 0,96% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti ASII(-0,91%) dan KLBF (-3,14%).

Sejalan dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,25% atau 16,27 poin ke level 6.370,06 walaupun dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,08% atau 5,13 poin di level 6.391,47.

Berdasarkan data Bloomberg, dari 570 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 149 saham menguat, 199 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, didorong oleh sektor pertanian yang melemah 0,86%, disusul sektor aneka industri yang melemah 0,83%.

Di sisi lain, sektor tambang dan konsumer masing-masing menguat 0,85% dan 0,22% dan menjadi penahan pelemahan IHSG lebih lanjut.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

-0,96

ASII

-0,91

KLBF

-3,14

LPPF

-6,59

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ADRO

+2,29

ICBP

+1,43

PTBA

+3,21

UNTR

+0,47

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top