OSO SEKURITAS: IHSG Bergerak Menguat Terbatas

Oso Sekuritas mengestimasi IHSG akan bergerak menguat namun terbatas dalam transaksi dagang hari ini.
Mia Chitra Dinisari | 12 Januari 2018 06:13 WIB
Pengunjung melintas di gedung Bursa efek Indonesia Jakarta, Kamis (11/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Oso Sekuritas mengestimasi IHSG akan bergerak menguat namun terbatas dalam transaksi dagang hari ini.

Tim analis Oso Sekuritas menyebutkan IHSG ditutup menguat +0.23% ke level 6.386,3 dengan candle bullish. IHSG sepanjang perdagangan bergerak fluktuatif dengan kecederungan bearish ke level terendah 6.344 dan setelah itu ditutup gap up di akhir perdagangan ke level 6.386,3. 

Stochastic, RSI bergerak bullish dan MACD masih positif dengan volume meningkat.

"IHSG diperkirakan bergerak menguat terbatas di kisaran 6.349 - 6.415," tulis riset mereka.

Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu : BISI, BMRI, BUMI, HOKI, INDY, INKP, LPPF, MAPI, PWON dan RALS

Pada perdagangan hari Kamis (11/01), IHSG ditutup menguat 0.24% ke level 6,386.34. Penguatan yang terjadi pada IHSG
inline dengan saham-saham yang juga mengalami kenaikan pada menit-manit akhir diantaranya : BBCA, BBRI, BUMI, BRMS,
WSKT dan BMRI.

Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, dimana sektor pertambangan dan keuangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 0,93% dan 0,66%.

Selain itu, salah satu penguatan IHSG juga dikarenakan berkurangnya kekhawatiran pelaku pasar menyikapi bantahan dari Menteri Keuangan terhadap Moody's Investor Service terkait pilkada tahun 2018 dan 2019. Menteri Keuangan menekankan bahwa Indonesia akan tetap fokus menjalankan reformasi kebijakan ekonomi ditengah pilkada guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. 

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (netbuy) senilai Rp230.39 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar
0,19% ke level Rp13,400.


Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top