Harga Batu Bara Melemah Lagi

Pergerakan harga batu bara melemah pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, meskipun pada saat yang sama harga minyak masih melanjutkan relinya.
Renat Sofie Andriani | 11 Januari 2018 07:43 WIB
Pekerja berjalan di atas timbunan batu bara, di Asam-asam, Kalimantan Selatan. - Bloomberg/Dadang Tri

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga batu bara melemah pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, meskipun pada saat yang sama harga minyak masih melanjutkan relinya.

Pada perdagangan Rabu (10/1/2018), harga batu bara untuk kontrak Februari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup turun 0,58% atau 0,55 poin di US$94,25/metrik ton.

Adapun pada sesi perdagangan Selasa (9/1/2018), harga batu bara kontrak Februari 2018 berakhir dengan pelemahan 0,32% atau 0,30 poin di level 94,80.

Berbanding terbalik dengan batu hitam, harga minyak Amerika Serikat (AS) ditutup di atas US$63 per barel, untuk pertama kalinya dalam waktu lebih dari tiga tahun, karena cadangan minyak AS menyusut selama delapan pekan berturut-turut.

Pada perdagangan kemarin, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari ditutup menguat 1% atau 0,61 poin di level US$63,57 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan sekitar 23% di atas rata-rata 100 hari.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Maret berakhir naik 0,38 poin di level US$69,20 pada bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London, level tertinggi sejak Desember 2014.

Dilansir Bloomberg, minyak mentah menguat setelah pemerintah AS melaporkan bahwa penyulingan dan eksportir turun hampir 5 juta barel dibandingkan dengan persediaan pekan sebelumnya.

Persediaan minyak mentah AS turun menjadi 419,5 juta barel pekan lalu, menurut data Energy Information Administration. Stok di Cushing, Oklahoma, pusat penyimpanan minyak terbesar di AS, turun di pekan ketiga berturut-turut ke level terendah dalam hampir tiga tahun.

Walaupun penurunan tersebut lebih kecil dari 11,2 juta barel yang dilaporkan dalam penghitungan industri pada hari Selasa, angka tersebut masih merupakan yang terbesar sepanjang tahun ini sejak 2014.

Pergerakan harga batu bara kontrak Februari 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal                                    

US$/MT

10 Januari

94,25

(-0,58%)

9 Januari

94,80

(-0,32%)

8 Januari

95,10

(+0,11%)

5 Januari

95,00

(+0,42%)

4 Januari

94,60

(-0,47%)

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

 

 

 

 

 

Tag : Harga Minyak, harga batu bara
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top