Jakarta Islamic Index Melemah Tipis, Tertekan TLKM & TPIA

Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index, JII, ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (11/1/2018), di saat IHSG ditutup menguat.
Aprianto Cahyo Nugroho | 11 Januari 2018 17:35 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index, JII, ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (11/1/2018), di saat IHSG ditutup menguat.

JII ditutup melemah 0,06% atau 0,44 poin di level 759,18 setelah dibuka dengan penguatan 0,05% atau 0,41 poin di posisi 759,18. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 752,48-759,33.

Pada perdagangan Rabu (10/1), JII ditutup menguat 0,09% atau 0,65 poin ke level 758,77. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 13 saham syariah menguat, 14 saham melemah, dan 3 saham syariah stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang melemah 0,48% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti TPIA (-1,34%) dan ASII (-0,30%).

Berbanding terbalik dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,24% atau 15,16 poin ke level 6.386,34 0,03% setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,06% atau 3,86 poin di level 6.375,03.

IHSG mengakhiri reli pelemahan selama dua hari setelah pada perdagangan kemarin, Rabu (10/1/2018), indeks ditutup melemah 0,03% atau 1,97 poin di posisi 6.371,17.

IHSG berfluktuasi sepanjang perdagangan hari ini dan sempat bertahan lama di zona hijau, sebelum berbalik menguat menjelang penutupan perdagangan. Hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.344,04- 6.386,34.

Berdasarkan data Bloomberg, dari 570 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 162 saham menguat, 195 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

-0,48

TPIA

-1,34

ASII

-0,30

ADRO

-1,36

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

+0,32

LPPF

+3,17

PWON

+2,94

PTBA

+2,94

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top