IHSG Pekan Terakhir 2017 Naik 2,16%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) meningkat 2,16% sepanjang perdagangan pada pekan ini.
Oktaviano DB Hana | 30 Desember 2017 10:38 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) meningkat 2,16% sepanjang perdagangan pada pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip Bisnis, Sabtu (30/12/2017), indeks ditutup menguat 2,16%, dari akhir pekan lalu yang ditutup pada level 6.221,01 ke level 6.355,65 pada penutupan perdagangan kemarin, Jumat (29/12/2017).

Pada pekan perdagangan terakhir 2017 tersebut, IHSG pun kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa. Dalam tiga hari perdagangan efektif pekan ini, indeks paling rendah berada pada level 6.277,16.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo. Didampingi Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonominan Darmin Nasution, dan Ketua OJK wimboh Santoso, Presiden Jokowi menekantombol penutupan perdagangan BEI di 2017.

Dalam pidatonya setelah penutupan perdagangan, Presiden Jokowi mengungkapkan apresiasi dan penghargaaannya terhadap kinerja BEI dan IHSG yang melampaui perkiraaan.

"Telah kita tutup IHSG dengan angka 6355,65. Ini angka di luar perkiraan. Dulu ada yang bilang 6.000 sudah seneng. Sekarang kalau 6.355 bagaimana? Kerja keras BEI perlu kita apresiasi dan syukuri. Kalau kita.lihat 12 bulan terakhir hampir semua risiko awal tahun akan meledak ternyata bisa kita lewati dengan baik semua," ungkap Presiden dalam pidatonya.

Adapun, kemarin IHSG ditutup menguat 0,66% atau 41,61 poin di level 6.355,65, mencatat rekor tertingginya sepanjang masa setelah dibuka menguat 0,18% di level 6.325,62.

Tag : IHSG, saham
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top