Daya Beli Meningkat Jelang Tahun Baru, IHSG Siap Cetak Rekor Lagi

Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (27/12/2017).
Daya Beli Meningkat Jelang Tahun Baru, IHSG Siap Cetak Rekor Lagi Renat Sofie Andriani | 27 Desember 2017 12:49 WIB
Daya Beli Meningkat Jelang Tahun Baru, IHSG Siap Cetak Rekor Lagi
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (27/12/2017).

IHSG menguat 0,48% atau 29,97 poin ke level 6.250,99 di akhir sesi I. Pagi tadi IHSG dibuka di zona merah dengan penurunan 0,11% atau 6,75 poin di level 6.214,26, setelah pada Jumat (22/12) berakhir menguat 0,61% atau 37,62 poin di level 6.221,01, level tertinggi sepanjang masa.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.214,26 - 6.257,75.

Sebanyak 193 saham menguat, 131 saham melemah, dan 246 saham stagnan dari 570 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama sektor finansial (+1,15%) dan industri dasar (+0,89%). Adapun sektor konsumer dan aneka industri masing-masing turun 0,09% dan 0,02%.

Setelah menembus rekor 6.200, IHSG berpotensi menanjak menuju level resistan baru pada perdagangan hari ini ditopang sentimen positif Natal dan Tahun Baru 2018.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menyampaikan, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.185,030 dan 6.149,045. Adapun resistan pertama dan kedua berada pada level 6.239,005 dan 6.256,997.

Berdasarkan indikator daily, MACD berada di area positif. Stochastic berada di area jenuh beli dan RSI menuju ke area jenuh beli. Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation dalam pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6.239 dan 6.256 besok (hari ini). Sentimen positifnya adalah naiknya daya beli masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru," tuturnya saat dihubungi Bisnis.com.

Sementara itu, mayoritas indeks saham lainnya di pasar regional terpantau menguat siang ini, dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,40%), indeks SE Thailand (+0,51%), dan indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,34%). Adapun indeks PSEi Filipina turun 0,02%,

Di kawasan Asia lainnya, indeks Nikkei 225 Jepang (+0,05%), indeks Topix Jepang (+0,13%), dan indeks KOSPI Korea Selatan (-0,08%). Indeks Shanghai Composite turun 0,13%, indeks CSI 300 melemah 0,55%, dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,06%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top