Binaartha Sekuritas: IHSG Berpotensi Melanjutkan Tren Bullish, Perhatikan Saham Pilihan Ini

IHSG pada perdagangan bursa saham Rabi 27 Desember 2017 diperkirakan menuju ke area resistance pada level 6239 dan 6256.
Fajar Sidik | 27 Desember 2017 05:45 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG pada perdagangan bursa saham Rabu 27 Desember 2017 diperkirakan menuju ke area resistance pada level 6239 dan 6256.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 0,61% di level 6221.013 pada 22 Desember 2017.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6185.030 dan 6149.045. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6239.005 dan 6256.997.

Berdasarkan indikator daily, MACD berada di area positif. Sementara itu, Stochastic berada di area jenuh beli dan RSI menuju ke area jenuh beli.

Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham. Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6239 dan 6256.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BEST, Daily (252) (RoE: 10.15%; PER: 6.41x; PBV: 0.65x; Beta: 2.57):* Adapun indikator MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat pola white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 248 – 252, dengan target harga secara bertahap di level 270, 302 dan 324. Support: 240.

*DOID, Daily (725) (RoE: 24.42%; PER: 10.90x; PBV: 2.66x; Beta: 2.51):* Adapun indikator MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 615 – 755, dengan target harga secara bertahap di level 825, 910, 945 dan 1015. Support: 670.

*EXCL, Daily (2880) (RoE: 1,47%; PER: 97.08x; PBV: 1.43x; Beta: 0.54):* Adapun indikator MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, sebelumnya terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.“Akumulasi Beli” pada area level 2830 – 2890, dengan target harga di level 3150, 3250 dan 3500. Support: 2900.

*LSIP, Daily (1245) (RoE: 10.39%; PER: 9.93x; PBV: 1.04x; Beta: 0.11):* Adapun indikator MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1235 – 1265, dengan target harga secara bertahap di level 1320, 1395 dan 1490. Support: 1195.

*SSIA, Daily (478) (RoE: 33.78%; PER: 1.37x; PBV: 0.46x; Beta: 1.94):* Adapun indikator MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif. Selain itu, indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual. Saat ini, terlihat morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 462 – 482, dengan target harga secara bertahap di level 525, 560 dan 615. Support: 448.

*SRIL, Daily (360) (RoE: 16.38%; PER: 7.88x; PBV: 1.29x; Beta: -0.31):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 356 – 366, dengan target harga secara bertahap di level 378, 396, 418 dan 496. Support: 350.

(Disclaimer on)

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top