Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Tembus 6.200 Jelang Liburan Natal

Indeks harga saham gabungan (IHSG) sukses memperpanjang reli sekaligus mempertajam rekornya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (22/12/2017), perdagangan terakhir jelang liburan Natal.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 Desember 2017  |  17:08 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat layar papan elektronik yang menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia - JIBI/Dedi Gunawan
Pengunjung beraktivitas di dekat layar papan elektronik yang menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) sukses memperpanjang reli sekaligus mempertajam rekornya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (22/12/2017), perdagangan terakhir jelang liburan Natal.

IHSG ditutup menguat 0,61% atau 37,62 poin di level 6.221,01, level tertinggi sepanjang masa, setelah dibuka turun tipis 0,02% atau 1,53 poin di level 6.181,86.

Padahal IHSG baru saja mencetak rekor setelah pada perdagangan Kamis (21/12) rebound dan berakhir menguat 1,21% atau 73,91 poin di level 6.183,39, pasca penaikan peringkat utang oleh Fitch Ratings.

Dibuka di zona merah, IHSG bergerak fluktuatif cenderung melemah bahkan sempat menyentuh level 6.167. Namun IHSG mampu meraih kembali momentumnya dan terpantau sudah menembus level 6.200 menjelang tutup dagang.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.167,04 – 6.221,01. Dari 569 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 155 saham menguat, 176 saham melemah, dan 238 saham stagnan.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor aneka industri dan finansial yang masing-masing menguat 1,26% dan 1,06%. Adapun empat sektor lainnya tertekan di zona merah, dipimpin sektor perdagangan yang melemah 0,54%.

Dalam risetnya hari ini, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan bahwa IHSG masih terlihat memiliki kekuatan yang cukup besar untuk dapat menutup tahun 2017 dengan gemilang.

Capital inflow yang kembali terjadi diharapkan akan terus berlangsung hingga penghujung tahun,” papar William.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 berakhir menguat 1,06% atau 5,96 poin di level 566,11, setelah dibuka turun tipis 0,06% di posisi 559,80.

Bersama IHSG, indeks saham lainnya di Asia Tenggara terpantau menguat dengan indeks SE Thailand (+0,13%) pada pukul 16.05 WIB, indeks PSEi Filipina (+0,64%), indeks FTSE Malay KLCI (+0,52%), dan indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,09%).

Di kawasan Asia lainnya, indeks Topix Jepang berakhir menguat 0,35% dan Nikkei 225 naik 0,16%, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan ditutup menguat 0,44%.

Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 masing-masing berakhir turun 0,09% dan 0,33%. Sebaliknya, indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,72%.

Secara keseluruhan, bursa Asia naik ke level tertingginya dalam hampir sebulan pada perdagangan hari ini, mengekor penguatan bursa Amerika Serikat (AS) setelah Kongres AS menyetujui pendanaan demi menghindari penutupan pemerintah.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5% ke posisi 172,45 pada pukul 4.20 sore waktu Hong Kong, serta bergerak menuju penguatan mingguan kedua berturut-turut ditopang optimisme bahwa reformasi pajak yang baru-baru ini disetujui Senat AS akan memacu pertumbuhan.

 

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

BBCA

+1,90

HMSP

+1,09

TLKM

+1,18

BBRI

+1,17

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

MABA

-17,35

AMRT

-4,62

TPIA

-0,89

ICBP

-0,83

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top