BEI & Pefindo Luncurkan 3 Indeks Saham Terbaru

PT Bursa Efek Indonesia bersama anak perusahaannya yakni PT Pemeringkat Efek Indonesia meluncurkan tiga indeks saham baru sebagai alternatif acuan bagi para investor dan pengelola dana di pasar modal Indonesia.
Emanuel B. Caesario | 21 Desember 2017 12:57 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bursa Efek Indonesia bersama anak perusahaannya yakni PT Pemeringkat Efek Indonesia meluncurkan tiga indeks saham baru sebagai alternatif acuan bagi para investor dan pengelola dana di pasar modal Indonesia.

Peluncuran dilakukan bersamaan dengan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia pada Kamis (21/12/2017) di Jakarta. Ketiga indeks saham tersebut yakni Indeks IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite, IDX SMC Liquid, dan Indeks Pefindo i-Grade.

Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan BEI mengatakan bahwa IDX SMC merupakan indeks atas harga saham berkapitalisasi pasar kecil dan menengah. Konstituen Indeks IDX SMC Composite merupakan saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar antara Rp1 triliun hingga Rp50 triliun.

Sedangkan konstituen Indeks IDX SMC Liquid dipilih dari saham-saham Indeks IDX SMC Composite yang memenuhi kriteria-kriteria likuiditas yang dilihat dari nilai transaksi, kapitalisasi pasar atas saham free float, dan harga saham.

“Selain itu ada aspek-aspek lain yang diperhatikan dalam peluncuran indeks ini,” ujar Samsul dalam keterangan resmi, Kamis (21/12/2017).

Aspek-aspek lainnya yang dimaksud Samsul adalah kondisi keuangan dan kelangsungan usaha dari perusahaan tercatat, serta cakupan riset dari analis efek. Jumlah saham konstituen indeks-indeks SMC ini tidak tetap atau sesuai dengan jumlah saham yang memenuhi kriteria.

BEI akan melakukan peninjauan berkala atas konstituen Indeks IDX SMC Composite dan IDX SMC Liquid setiap enam bulan, yaitu pada bulan Januari dan Juli, untuk selanjutnya akan diperbarui setiap Hari Bursa pertama di bulan Februari dan Agustus.

BEI telah melakukan penghitungan mundur atas Indeks-indeks SMC sejak Hari Dasar yang ditetapkan pada 30 Januari 2009 dengan indeks awal 100 poin.

Salyadi Saputra, Direktur Utama PEFINDO, mengatakan bahwa Indeks PEFINDO i-Grade merupakan indeks saham yang terdiri atas saham-saham pilihan dari 30 emiten saham dan obligasi yang mendapatkan peringkat Investment Grade dari PEFINDO.

Indeks PEFINDO i-Grade merupakan hasil kerja sama antara BEI dengan PEFINDO.

“Indeks PEFINDO i-Grade dipilih dari saham perusahaan-perusahaan tercatat yang mendapatkan peringkat Investment Grade atau peringkat idAAA sampai dengan idBBB- dari PEFINDO,” kata Salyadi.

Indeks PEFINDO i-Grade dipilih 30 saham menggunakan kriteria likuiditas dan ukuran kapitalisasi pasar.

Selain itu pemilihan saham-saham yang menjadi konstituen indeks PEFINDO i-Grade juga memerhatikan kriteria kepatuhan dan indikasi manipulasi perdagangan yang dilihat dari jumlah sanksi suspensi perdagangan dan indikator Unusual Market Activity (UMA) di BEI.

Peninjauan berkala atas konstituen Indeks PEFINDO i-Grade juga dilakukan setiap enam bulan, yaitu pada bulan Mei dan Desember, untuk selanjutnya akan diperbarui setiap Hari Bursa pertama di bulanJanuari dan Juni.

Indeks ini menggunakan Hari Dasar pada 28 Desember 2012 dengan indeks awal 100 poin.

Adapun metode penghitungan ketiga indeks baik Indeks IDX SMC Composite, Indeks IDX SMC Liquid, maupun Indeks PEFINDO i-Grade menggunakan kapitalisasi pasar sebagai bobot harga saham (market capitalization weighted average).

Tag : bei, pefindo
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top