OSO SECURITIES: Aksi Profit Taking Tekan Pergerakan Indeks Hari Ini

Oso Securities memprediksi IHSG akan melemah karena aksi profit taking dalam perdagangan hari ini.
Mia Chitra Dinisari | 20 Desember 2017 06:35 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Oso Securities memprediksi IHSG akan melemah karena aksi profit taking dalam perdagangan hari ini.

Tim analis Oso Securities menyebutkan IHSG tutup dengan candle bullish ke level 6,167.67 (+0.54%). IHSG terus mencatatkan kenaikan selama 5 hari berturut-turut dan kembali mencatatkan rekor tertinggi baru (All time high).

IHSG sudah berada di area jenuh beli dilihat dari indikator RSIo overbought dan Stochastic berpeluang deadcross dengan volume meningkat.

"IHSG yang rawan profit taking diperkirakan melemah dengan pergerakan di kisaran 6.110 - 6.176," tulis hasil riset mereka. 

Beberapa saham yang berpotensi mengalami kenaikan ditengah prediksi IHSG yang melemah yaitu : ADRO, BBRI, BBTN, HRUM, KLBF, RALS, SCMA, SMGR, UNTR dan WSBP.

IHSG berhasil mencetak rekor tertingginya yang ke empat kali Pada perdagangan hari Selasa (19/12). IHSG naik 0.55% ke level 6.167,67. Enam dari sepuluh indeks sektoral ditutup dalam teritori positif, dimana sektor pertambangan dan barang konsumsi memimpin kenaikan sebesar 1,97% dan 1,22%. 

Penguatan pada sektor pertambangan inline dengan naiknya harga komoditas minyak mentah dikarenakan Kerusakan Pada
Pipa Minyak Forties. Adapun saham-saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya : BBRI, BUMI, PTBA, UNVR, WSKT dan ADRO.

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (netbuy) senilai Rp146,05 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar
0,04% ke level Rp 13,576.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top