Saham HMSP & BBCA Tekan IHSG di Sesi I, FIRE Merosot 17,65%

Pergerakan ineks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,17% atau 10,34 poin ke level 6.022,03 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (13/12/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Desember 2017 12:47 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat layar papan elektronik yang menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (23/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan ineks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,17% atau 10,34 poin ke level 6.022,03 pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (13/12/2017).

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.020,11--6.045,49. Sebanyak 147 saham menguat, 157 saham melemah, dan 261 saham stagnan dari 565 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor aneka industri yang melemah 1,14%, disusul sektor pertanian yang melemah 0,88%.

Adapun tiga sektor lainnya terpantau menguat, dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat 0,95%.

Saham ASII (-1,22%), AUTO (-2,67%), GMFI(-2,52%), dan SMSM (-1,52%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

HMSP

-2,06%

BBCA

-1,18%

ASII

-0,91%

GGRM

-0,92%

BBRI

-0,29%

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

FIRE

-17,65%

INCF

-11,85%

CSIS

-10,56%

ATIC

-9,58%

NELY

-9,09%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top