TOP LOSERS 11 DESEMBER: Saham BTEK Turun Lebih dari 20%

Harga saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. mengalami penurunan paling dalam pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (11/12/2017).
Renat Sofie Andriani | 11 Desember 2017 19:02 WIB
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. mengalami penurunan paling dalam pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (11/12/2017).

Saham emiten bersandi BTEK ini memimpin pelemahan setelah ditutup merosot 20,99% di Rp64 per lembar saham.

Mengekor pelemahan PSDN adalah saham PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. (CANI) yang melorot 17,72% di Rp260.

Sementara itu, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, seiring dengan pelemahan mayoritas sektor.

IHSG ditutup turun tipis 0,07% atau 4,32 poin di level 6.026,63. Pagi tadi, IHSG dibuka menguat 0,21% atau 12,39 poin di level 6.043,34, setelah pada perdagangan Jumat (8/11) mampu mencatatkan rebound dengan penguatan 0,40% atau 24,12 poin di level 6.030,96.

Melanjutkan penguatan di awal perdagangan, pergerakan IHSG berbalik melemah menjelang akhir sesi I dan bergerak fluktuatif hingga ditutup. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.024,04 – 6.052,51.

Dari 565 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 122 saham menguat, 223 saham melemah, dan 220 saham stagnan.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor tambang dan industri dasar yang masing-masing turun 1,89% dan 0,91%. Adapun empat sektor lainnya menguat, dipimpin sektor aneka industri yang menanjak 1,59%.

 

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

Perubahan

(%)

BTEK

64

-17

-20,99

CANI

260

-56

-17,72

BUMI

218

-36

-14,17

PSSI

117

-18

-13,33

INRU

252

-38

-13,10

 Sumber: Bursa Efek Indonesia, 2017

Tag : IHSG, top losers
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top