MTSM Optimistis Kantongi Pendapatan Rp25,3 Miliar

Emiten properti PT Metro Realty Tbk. (MTSM) optimistis mengantongi pendapatan sepanjang 2017 sebesar Rp25,30 miliar, atau naik 2% dari realisasi tahun sebelumnya.
Hafiyyan | 08 Desember 2017 16:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten properti PT Metro Realty Tbk. (MTSM) optimistis mengantongi pendapatan sepanjang 2017 sebesar Rp25,30 miliar, atau naik 2% dari realisasi tahun sebelumnya.

Direktur Independen MTSM Sukardi menyampaikan, saat ini perseroan memiliki tiga aset properti, yakni Metro Pasar Baru, Sunter Plaza, dan Melawai Plaza.

"Pendapatan sewa paling banyak berasal dari Pasar Baru, sekitar 50%-60% dari total pendapatan perusahaan," ujarnya dalam acara papaparan publik, Jumat (8/12/2017).

Sampai akhir 2017, manajemen memperkirakan pendapatan naik 2% year on year (yoy) menjadi Rp25,30 miliar. Adapun realisasi pemasukan tahun lalu sebesar Rp24,81 miliar.

Per September 2017, pendapatan usaha perseroan mencapai Rp17,59 miliar. Angka itu terkoreksi 4,4% yoy atau Rp814,30 juta.

Penurunan pendapatan usaha ini terjadi karena adanya masa renovasi gedung Sunter Plaza. Alhasil tenant diberikan dispensasi untuk tidak membayar biaya sewa dan perawatan.

Menurut Sukardi, renovasi Sunter Plaza sudah dilakukan pada Oktober 2016 dan rampung pada Juli 2017. Luas area yang diperbaiki ialah lantai 1 dan 2, dengan gross floor area (GFA) masing-masing lantai sebesar 2.000 m2.

Gedung 4 lantai ini kembali beroperasi penuh pada Oktober 2017. Oleh karena itu, pendapatan perusahaan diperkirakan dapat meningkat pada kuartal IV/2017, karena tenant kembali membayar biaya sewa dan perawatan per bulan.

Pada 2018, perusahaan mengalokasikan modal kerja sebesar Rp10 miliar--Rp15 miliar untuk renovasi lantai 1 dan 2 Melawai Plaza. Gedung setinggi 4 lantai ini memiliki GFA sekitar 7.200 m2.

Sumber pendanaan diutamakan dari kas internal. Tidak menutup kemungkinan perusahaan akan melakukan peminjaman.

"Apa nanti kita juga menggunakan dari penghasilan bulanan, atau pakai pinjaman, kami masih mengkaji," ujarnya.

Ekspansi
Direktur Utama MTSM Rose Merry Maruli mengungkapkan, pada periode 2014-2019 perusahaan memang fokus membenahi gedung-gedung existing. Pasalnya, ketiga bangunan tersebut sudah berdiri cukup lama.

Ke depannya, perusahaan merencanakan ekspansi dengan mengembangkan pusat perbelanjaan berkonsep neighbourhood shopping center. Artinya, area komersil cenderung dekat dengan hunian ataupun tempat kerja.

"Strategi itu dari awal sudah kita canangkan. Makanya kami mengincar daerah yang ramai untuk tiga gedung sebelumnya," paparnya.

Keberadaan neighbourhood shopping center sudah dibutuhkan karena orang malas bepergian jauh untuk berbelanja akibat kondisi macet. Oleh karena itu, masyarakat akan memilih pusat perbelanjaan yang lebih dekat.

Menganai lokasi ekspansi baru, sambung Merry, pihaknya masih mencari area yang tepat. Tidak menutup kemungkinan perseroan akan bekerja sama dengan perusahaan pengembang lainnya.

"Ada kemungkinan proyek baru bisa saja di luar Jakarta,' imbuhnya.

Tag : korporasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top