BCA Penekan Utama IHSG Melemah di Akhir Sesi I, Saham VOKS Turun Terdalam

Sebanyak 159 saham menguat, 160 saham melemah, dan 246 saham stagnan dari 565 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Renat Sofie Andriani | 07 Desember 2017 13:01 WIB
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,25% atau 15,04 poin ke level 6.020,47 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (7/12/2017).

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.020,34 - 6.039,29.

Sebanyak 159 saham menguat, 160 saham melemah, dan 246 saham stagnan dari 565 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor pertanian (-1,04%) dan finansial (-0,82%). Adapun sektor industri dasar dan properti masing-masing menguat 1,15% dan 0,39%.

Saham AALI (-2,43%), SSMS (-1,01%), SGRO (-1,93%), dan BISI (-1,43%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor pertanian pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penekan utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

 

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBCA

-1,41%

HMSP

-1,37%

BBRI

-1,45%

BDMN

-4,48%

AMRT

-7,25%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

VOKS

-15,49%

INCF

-14,73%

BAPA

-10,42%

KONI

-9,49%

DNAR

-9,40%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top