Indeks Shanghai Composite & CSI 300 Kompak Melemah

Pergerakan indeks Shanghai Stock Exchange Composite (SSEC) harus berakhir melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (30/11/2017), bersama dengan CSI 300, akibat terbebani saham real estat dan finansial.
Renat Sofie Andriani | 30 November 2017 15:45 WIB
Bursa China SHCI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks Shanghai Stock Exchange Composite (SSEC) harus berakhir melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (30/11/2017), bersama dengan CSI 300, akibat terbebani saham real estat dan finansial.

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,62% atau 20,67 poin di level 3.317,19, setelah dibuka turun 0,28% atau 9,22 poin di level 3.328,64.

Sebanyak 431 saham menguat, 848 saham melemah, dan 143 saham stagnan dari total 1.422 saham pada indeks Shanghai.

Saham Ping An Insurance Group Co. of China Ltd. yang anjlok 3,45% menjadi penekan utama terhadap pelemahan indeks Shanghai pada akhir perdagangan hari ini, diikuti China Merchants Bank Co. Ltd. (-1,93%) dan PetroChina Co. Ltd. (-0,85%).

Saham dengan penurunan persentase terbesar pada indeks Shanghai adalah LONGi Green Energy Technology Co. Ltd. dengan 10%, diikuti Tongwei Co. Ltd. sebesar 8,05% dan Pci-Suntek Technology Co. Ltd. yang melemah 7,51%.

Indeks saham Shanghai telah naik 7,55% sepanjang tahun ini dan turun 1,63% bulan ini.

Adapun indeks CSI 300 di Shenzhen berakhir melorot 1,18% atau 47,65 poin di level 4.006,10, setelah pada perdagangan Rabu (29/11) ditutup turun tipis 0,05% atau 2,07 poin di posisi 4.053,75.

Dari total 300 saham, sebanyak 51 saham menguat, 205 saham melemah, dan 44 saham stagnan.

Saham Shenzhen Huiding Technology Co. Ltd. yang melorot 1,93% menjadi penekan utama terhadap pelemahan indeks CSI 300 pada akhir perdagangan hari ini, diikuti BBMG Corp. (-2,63%).

Sub indeks sektor finansial turun 1,53%, sektor bahan pokok konsumen turun 1,11%, indeks real estate turun 4,21%, dan sub indeks kesehatan turun 0,57%.

Tag : bursa china
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top