OSO SECURITIES: IHSG Melemah di Level 6.036- 6.078

Oso Securities memprediksi IHSG akan bergerak akan melemah dengan pergerakan di kisaran 6.036- 6.078.
Mia Chitra Dinisari | 30 November 2017 08:25 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Oso Securities memprediksi IHSG akan bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 6.036- 6.078.

Tim analis Oso Securities menyebutkab IHSG ditutup sebesar 0.16% dengan candle bearish (Spinning top pattern).
Stochastic berpotensi dead cross, RSI bergerak bearish dan MACD histogram negatif serta volume meningkat. IHSG belum mampu menembus resistance terdekat dan diperkirakan akan melemah dengan pergerakan di kisaran 6,036-6,078.

Economic & Industry News
BI Proyeksi Inflasi November 0,23% Lebih Tinggi Dibanding Proyeksi
Bank Sentral Sebelumnya Inflasi 0,18%.
Pertumbuhan Kredit Yang Melambat Seiring Dengan Pelemahan
Sektor Manufaktur
Tahun Politik Diharapkan Mampu Dorong Ekonomi Tumbuh 0,1%
Corporates News
BMRI Menawarkan Pinjaman Senilai Rp 350 Miliar Untuk
Pembiayaan Capex PT Pelindo I Di Indonesia Bagian Barat
FASW Targetkan Memperbesar Porsi Ekspor Terhadap Total
Pendapatan Dari 1,5% Menjadi 15% Di Tahun 2017
FASW Akan Terbitkan Right Issue Sebanyak 500 Juta Saham Untuk
Pelunasan Utang Dan Pengembangan Usaha
EMTK Berencana Terbitkan Right Issue Sebanyak 10% Dari Modal Untuk Ekspansi Di Bidang Media Online Dan Teknologi
BBRI Melakukan Kerja Sama Dengan Pelindo I Dengan Memberi Pembiayaan Sebesar Rp 350 Miliar Untuk Perkuat Layanan Pelabuhan
Hingga Kuartal III 2017 MKNT Berhasil Membukukan Kenaikan Pendapatan Sebesar 697,4% Menjadi Rp 4,7 Triliun Dari Sebelumnya Rp 586,7 Miliar
BPFI Akan Terbitkan Right Issue Sebanyak 256 Juta Saham Pada Maret 2018
ACES Akan Membuka Gerai Baru Di Jatinegara Plaza Di Jakarta Timur Pada 3 Desember 2017
ANJT Melakukan Kerja Sama Dengan AJI HK Ltd Untuk Mempercepat Pertumbuhan Produk Edamame ANJT Di Jepang
SSIA Anggarkan Capex 2018 Sebesar Rp 800 Miliar Untuk
Menambah Landbank Di Subang
INTP Targetkan Pertumbuhan Volume Penjualan Semen Sebesar 6%-7% Pada 2018

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top