Sektor Konsumer & Finansial Tekan IHSG Berakhir Negatif

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (29/11/2017).
Renat Sofie Andriani | 29 November 2017 17:19 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (29/11/2017).

IHSG berakhir di zona merah dengan pelemahan 0,15% atau 9,35 poin di level 6.061,37, setelah dibuka turun 0,07% atau 4,28 poin di level 6.066,43.

Padahal pada perdagangan Selasa (28/11), IHSG mampu membukukan rebound 0,10% atau 6,13 poin di 6.070,72, level penutupan tertinggi sepanjang masa. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak cenderung negatif di kisaran 6.045,34 – 6.073,90.

Dari 563 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 152 saham menguat, 154 saham melemah, dan 257 saham stagnan.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dengan sektor konsumer dan finansial yang masing-masing melemah 0,74% dan 0,69%. Adapun empat sektor lainnya berakhir di zona hijau, dipimpin sektor tambang yang menanjak 1,64%.

Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis-27 juga ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,56% atau 3,08 poin di 545,03.

Sementara itu, bursa saham lainnya di Asia Tenggara bergerak variatif dengan indeks SE Thailand (+0,22%), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,27%), indeks PSEi Filipina (-0,46%), dan indeks FTSE Malay KLCI (+0,35%).

Di kawasan Asia lainnya, baik indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang mampu mencatatkan rebound pada perdagangan hari ini, saat para investor mengabaikan sentimen negatif seputar peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara dan fokus pada perkembangan rencana pajak di AS.

Pergerakan indeks Kospi Korea Selatan berakhir di zona merah, saat harga saham Samsung Electronics Co. Ltd. kembali merosot.

Indeks Shanghai Stock Exchange Composite (SSEC) berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Rabu (29/11/2017), ditopang performa perusahaan properti.

Di sisi lain, indeks CSI 300 di Shenzhen tergelincir ke zona merah dengan ditutup turun tipis 0,05% atau 2,07 poin di level 4.053,75.

Adapun indeks Hang Seng ditutup terkoreksi 0,19% atau 57,02 poin di 29.623,83, pelemahan di hari ketiga berturut-turut, setelah pada perdagangan Selasa (28/11) berakhir turun tipis 0,02% di level 29.680,85.

Secara keseluruhan, pergerakan bursa Asia menguat mengikuti bursa saham AS yang mencetak mengalami penguatan besar pada akhir perdagangan Selasa (28/11). Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3% ke posisi 172,46 pada pukul 4.23 sore waktu Hong Kong.

Dilansir Bloomberg, pendorong utama datang dari saham perusahaan finansial, seperti Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. yang menguat 2,8%.

 

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

BBRI

-2,37

HMSP

-1,60

UNVR

-1,52

TLKM

-0,94

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

UNTR

+4,63

TPIA

+3,64

TOWR

+5,82

ADRO

+3,50

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top