134 Saham Tertekan, IHSG Melemah 0,3% di Akhir Sesi I

IHSG melemah 0,3% atau 18,14 poin ke level 6.052,57 di akhir sesi I setelah pagi tadi dibuka turun 0,07% atau 4,28 poin ke level 6.066,43.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 November 2017 12:48 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (29/11/2017).

IHSG melemah 0,3% atau 18,14 poin ke level 6.052,57 di akhir sesi I setelah pagi tadi dibuka turun 0,07% atau 4,28 poin ke level 6.066,43. Adapun pada perdagangan Selasa (28/11) IHSG berakhir menguat 0,1% atau 6,513poin di level 6.070,72.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.045,34 - 6.073,90.

Sebanyak 148 saham menguat, 134 saham melemah, dan 281 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor konsumer yang melemah 0,73% dan sektor finansial yang turun 0,58%.

Adapun empat sektor lainnya menguat, dipimpin oleh sektor tambang yang naik 1,31% dan industri dasar yang naik 0,38%.

Reliance Securities memprediksi IHSG akan kembali bergerak tertekan dalam perdagangan hari ini.

Analis Lanjar Nafi mengatakan IHSG kembali terkonsolidasi bertahan pada level MA7 setelah menyentuh MA20. Pergerakan IHSG akan cenderung tertahan melihat momentum yang cenderung flat di Indikator RSI dan pergerakan stochstic yang tertahan.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed cenderung tertekan pada pergerakan selanjutnya dengan range pergerakan 6040-6080," tulisnya dalam riset.

Saat IHSG melemah, pergerakan indeks saham lainnya di pasar regional terpantau bervariasi siang ini, dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,17%), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,03%), indeks PSEi Filipina (-0,81%), , sedangkan indeks indeks SE Thailand menguat 0,35%.

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top