Phapros, Anak Usaha RNI, IPO Semester II/2018

Rencana perusahaan farmasi, PT Phapros Tbk., menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) akan diwujudkan pada semester II/2018.
Maria Yuliana Benyamin | 28 November 2017 22:04 WIB
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia B. Didik Prasetyo (kanan) didampingi Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery Trianto memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (28/11). Kunjungan tersebut untuk menjalin silaturahmi dan menjajaki kerja sama. JIBI/Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Rencana perusahaan farmasi, PT Phapros Tbk., menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) akan diwujudkan pada semester II/2018.

Saat ini, anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) tersebut telah menyandang status Tbk., tetapi sahamnya tidak tercatat di bursa dan tidak diperdagangkan melalui sistem Bursa Efek Indonesia.

Adapun, dana IPO ditujukan untuk menjalankan sejumlah rencana investasi Phapros.

"IPO tahun depan semester II. Dananya untuk investasi, bukan untuk bayar utang," ujar Didik Prasetyo, Dirut Rajawali Nusantara Indonesia saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, Selasa (28/11).

Perusahaan yang didirikan pada 1964 ini kini memiliki 13 anak perusahaan dengan 4 pilar bisnis inti, yakni agro industri, farmasi/alat kesehatan, perdagangan & distribusi, dan properti.

Dalam pemberitahuan sebelumnya, Direktur Keuangan RNI Yana Aditya mengungkapkan dana yang diincar dalam PO tersebut sekitar Rp500 miliar-Rp800 miliar. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt phapros tbk

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup