Yen Hentikan Pelemahan, Indeks Topix & Nikkei 225 Jepang Tergelincir

Pergerakan dua indeks saham acuan Jepang berakhir di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (27/11/2017), seiring dengan menguatnya kinerja mata uang yen.
Renat Sofie Andriani | 27 November 2017 14:48 WIB
Yen. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan dua indeks saham acuan Jepang berakhir di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (27/11/2017), seiring dengan menguatnya kinerja mata uang yen.

Indeks Topix hari ini dibuka dengan penguatan 0,41% atau 7,38 poin di level 1.787,94 dan ditutup melemah 0,22% atau 3,83 poin di level 1.776,73.

Dari 2.029 saham pada indeks Topix, 941 saham di antaranya menguat, 994 saham melemah, dan 94 saham stagnan.

Saham Tokyo Electron Ltd. dan Nippon Telegraph & Telephone Corp. yang masing-masing melemah 1,78% dan 0,65% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Topix pada akhir perdagangan hari ini.

Adapun indeks Nikkei 225 berakhir melemah 0,24% atau 54,86 poin di level 22.495,99, setelah dibuka dengan penguatan 0,47% atau 106,23 poin di posisi 22.657,08.

Sebanyak 60 saham menguat, 159 saham melemah, dan 6 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham Tokyo Electron Ltd. yang melemah 1,78% menjadi penekan utama terhadap pergerakan Nikkei hari ini, diikuti Shin-Etsu Chemical Co. Ltd. (-1,14%) dan Shionogi & Co. Ltd. (-1,98%).

Sementara itu, nilai tukar yen terpantau menguat 0,11% atau 0,12 poin ke posisi 111,41 per dolar AS pada pukul 13.49 WIB, setelah pada Jumat (24/11) berakhir melemah 0,29% di posisi 111,53. Padahal pagi tadi, yen sempat melanjutkan depresiasinya ke posisi 111,55.

Dilansir Bloomberg, bursa saham Jepang tergelincir dari penguatannya setelah yen menghentikan pelemahannya sekaligus mendorong investor untuk mengambil untung.

“Ada kekurangan insentif terhadap perdagangan pasca penguatan bursa saham Jepang pagi tadi. Pasar saat ini berada pada mode penyesuaian oleh investor luar negeri yang ingin mengambil
keuntungan menjelang penutupan buku akhir tahun,” ujar Hideyuki Suzuki, general manager SBI Securities Co.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa jepang

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top