RELIANCE SECURITIES: Potensi Tekanan IHSG Cukup Tinggi

Reliance Securities mengestimasi IHSG akan mendapatkan tekanan cukup tinggi dalam perdagangan akhir pekan ini.
Mia Chitra Dinisari | 24 November 2017 06:02 WIB
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Reliance Securities mengestimasi IHSG akan mendapatkan tekanan cukup tinggi dalam perdagangan akhir pekan ini.

Analis Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG kembali menguji upper bollinger bands sebagai resistance namun ditutup melemah hingga membentuk pola bearish counter attack dengan indikasi koreksi jangka pendek menguji level MA20 (6028).

Indikator Stochastic melanjutkan pergerakan jenuh dengan momentum yang sudah cukup tinggi pada indikator RSI.

"Sehingga potensi tertekan diakhir pekan cukup tinggi dengan range pergerakan 6028-6070," tulisnya dalam riset.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diakhir pekan diantaranya AKRA, BSDE, EXCL, INDF, ITMG, JPFA, MAPI, ADHI.

IHSG (-0.11%) ditutup turun 6.54 poin dilevel 6063.24 dengan indeks sektor tambang (-1.03%) berbalik melemah seiring pelemahan mayoritas harga komoditas tambang menjadi penekan pergerakan IHSG setelah sempat menguat awal sesi perdagangan.

Meskipun demikian investor asing cenderung tercatat net buy 775.30 miliar dengan komposisi net sell dipasar reguler sebesar 109.85 Miliar dan net buy dipasar negosiasi sebesar 885.15 Miliar. Saham BBCA dan ADHI menjadi yang teramai terjadinya penjualan investor asing.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top