BINAARTHA SECURITIES: Akhir Pekan, IHSG Bakal Rebound dari Zona Merah

Binaartha Securities memproyeksi IHSG akan mampu rebound dari zona merah di akhir pekan ini.
Mia Chitra Dinisari | 24 November 2017 06:11 WIB
Karyawan berkomunikasi di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (12/10). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Securities memproyeksi IHSG akan mampu rebound dari zona merah di akhir pekan ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup melemah 0,11% di level 6063.245 pada 23 November 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6049.366 and 6035.486.

Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6083.884 and 6104.522. Berdasarkan indikator daily, MACD akan membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Sebelumnya masih terlihat pola white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area resistance pada level 6084 dan 6105," tulisnya dalam riset.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ADRO, Daily (1725) (RoE: 11.95%; PER: 8.33x; PBV: 1.00x; Beta: 0.48):* Sebelumnya, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 1715 – 1725, dengan target harga secara bertahap di level 1770, 1850, 1940 dan 2000. Support: 1695.

*BJTM, Daily (715) (RoE: 17.29%; PER: 7.83x; PBV: 1.36x; Beta: 1.94):* Saat ini, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 700 – 715, dengan target harga jangka pendek secara bertahap di level 725, 740 dan 755. Support: 700 & 690.

*DOID, Daily (815) (RoE: 24.42%; PER: 12.48x; PBV: 3.05x; Beta: 2.54):* Sebelumnya, terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada level 790 – 815, dengan target harga secara bertahap di level 870, 910, 945 dan 1015. Support: 775.

*HRUM, Daily (2100) (RoE: 11.10%; PER: 9.75; PBV: 1.08x; Beta: 0.61):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish stick sandwich candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 2080 – 2100, dengan target harga secara bertahap di level 2290, 2400, 2510 dan 2750. Support: 2080 & 2000.

*INTP, Daily (19600) (RoE: 7.66%; PER: 38.67x; PBV: 2.95x; Beta: 1.11):* Saat ini, terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada level 19500 – 19600, dengan target harga secara bertahap di level 20000 dan 22000. Support: 18900 & 18325.

*SMGR, Daily (10050) (RoE: 6.38%; PER: 30.24.x; PBV: 1.94x; Beta: 1.36):* Terlihat bahwa pergerakan harga mulai memasuki fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. “Akumulasi Beli” pada area 9900 - 10050, dengan target harga secara bertahap di level 10400, 10600 dan 11200.Support: 9750.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top