KURS RUPIAH 23 NOVEMBER: Spot Ditutup Menguat 12 Poin

Bagaimana pergerakan rupiah sepanjang hari ini setelah kembali menguat dalam perdagangan kemarin? Berikut berita pergerakannya secara live di Bisnis.com.
Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani | 23 November 2017 16:04 WIB
Model memegang uang rupiah kertas, - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Bagaimana pergerakan rupiah sepanjang hari ini setelah kembali menguat dalam perdagangan kemarin? Berikut berita pergerakannya secara live di Bisnis.com.

Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan kemarin, Rabu (22/11/2017), seiring pelemahan indeks dolar AS.

Rupiah ditutup menguat 0,04% atau 6 poin ke level Rp13.523 per dolar AS, setelah dibuka menguat 11 poin atau 0,08% ke level Rp13.518 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan kemarin, (Selasa, 21/11), rupiah berakhir stagnan di level Rp13.529 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan kemarin, rupiah terus melaju di zona merah dan bergerak pada kisaran Rp13.506 – Rp13.528 per dolar AS.

Rupiah menguat bergerak di saat seluruh mata uang Asia menguat, dipimpin ringgit Malaysia dengan apresiasi 0,61%, diikuti won Korea Selatan yang menguat 0,6% dan yen Jepang yang naik 0,38%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,17% atau 0,161 poin ke 93,791 pada pukul 16.40 WIB.

Dilansir Reuters, indeks dolar melemah setelah reli yang dibukukan akibat pelemahan euro pada awal pekan ini terhenti seiring dengan terus turunnya imbal hasil obligasi AS.

“Pergerakan dolar terhadap yen seharusnya terangkat di tengah kembalinya minat terhadap aset berisiko. Namun yang mempengaruhinya adalah penyesuaian posisi para pelaku pasar sebelum libur Thanksgiving dan akhir tahun, sehingga menyebabkan pembelian yen,” ujar Yukio Ishizuki, pakar strategi mata uang senior di Daiwa Securities, seperti dikutip dari Reuters.

“Berlanjutnya pergerakan flat kurva imbal hasil obligasi, yang telah menutup imbal hasil jangka panjang, juga menjadi penekan dolar,” lanjut Ishizuki.

Kurva imbal hasil AS bergerak flat ke kisaran level terendahnya dalam satu dekade pada Selasa, saat investor mencermati ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan terus menaikkan tingkat suku bunga acuannya.

Di samping itu, pasar mata uang cenderung menunjukkan respons yang minim terhadap pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen pada Selasa yang menyatakan bahwa bank sentral AS telah cukup dekat dengan targetnya dan harus terus menaikkan suku bunga AS secara bertahap.

15:59 WIB

Pk 16.00 WIB: Spot Ditutup Menguat 12 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 12 poin atau 0,09% ke level Rp13.511 per dolar AS.

15:38 WIB

Pk 15.39 WIB: Spot Menguat 16 Poin Jelang Akhir Perdagangan

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 16 poin atau 0,12% ke level Rp13.507 per dolar AS menjelang akhir perdagangan.

14:09 WIB

Pk 13.44 WIB: Spot Menguat 11 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 11 poin atau 0,08% ke level Rp13.512 per dolar AS.

12:07 WIB

Pukul 11.59 WIB: Spot Menguat 12 Poin ke 13.511

Nilai tukar rupiah menguat 12 poin atau 0,09% ke Rp13.511 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

11:26 WIB

Pukul 11.01 WIB: Spot Menguat 9 Poin ke 13.514

Nilai tukar rupiah menguat 9 poin atau 0,07% ke Rp13.514 per dolar AS seiring pergerakan IHSG menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

10:14 WIB

Pukul 10.01 WIB: Spot Menguat 11 Poin ke 13.512

Nilai tukar rupiah menguat 11 poin atau 0,08% ke Rp13.512 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada perdagangan pagi ini, Kamis (23/11/2017).

09:02 WIB

Pukul 08.54 WIB: Spot Menguat 17 Poin ke 13.506

Nilai tukar rupiah menguat 17 poin atau 0,13% ke Rp13.506 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

08:04 WIB

Pukul 08.00 WIB: Spot Dibuka Menguat 30 Poin di 13.493

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat 30 poin atau 0,22% di Rp13.493 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

Tag : Rupiah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top