Sektor Finansial Bebani IHSG di Akhir Sesi I, Saham BBCA & BBRI Melemah

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.
Renat Sofie Andriani | 23 November 2017 12:43 WIB
Seorang pria melintas di sekitar papan elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (23/10). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,11% atau 6,95 poin ke level 6.062,83 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

Pagi tadi IHSG dibuka dengan kenaikan 0,19% atau 11,63 poin di level 6.081,42, setelah pada Rabu (22/11) membukukan rebound 0,63% atau 37,92 poin di level 6.069,78.

Dibuka dengan penguatan, IHSG sempat melaju ke level 6.090,64 di awal perdagangan. Namun tenaganya kemudian terpantau mengendur dan berbalik ke zona merah.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.058,97 - 6.090,64. Sebanyak 146 saham menguat, 154 saham melemah, dan 262 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor properti (-0,26%) dan finansial (-0,25%). Adapun sektor pertanian dan infrastruktur masing-masing naik 0,20% dan 0,15%.

Saham JKON (-18,26%), BSDE (-1,18%), MMLP (-5,13%), dan KIJA (-1,33%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor properti pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penekan utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBCA

-0,83%

BBRI

-0,88%

ASII

-0,59%

RMBA

-13,33%

JKON

-18,26%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

JKON

-18,26%

ECII

-15,15%

RMBA

-13,33%

ALKA

-13,20%

ABMM

-12,66%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top