REKOMENDASI PASAR: Waspadai Tren Penurunan Harga SUN

MNC Sekuritas menilai, secara teknikal harga Surat Utang Negara atau SUN jangka panjang terlihat akan mengalami perubahan tren dari tren kenaikan menjadi tren penurunan.
Emanuel B. Caesario | 21 November 2017 10:58 WIB
Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas menilai, secara teknikal harga Surat Utang Negara atau SUN jangka panjang terlihat akan mengalami perubahan tren dari tren kenaikan menjadi tren penurunan.
 
I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, mengatakan bahwa stabilnya pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika serta masih berlanjutnya akumulasi pembelian oleh investor asing dorong penurunan imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin, Senin (20/11/2017).
 
Kemarin, nilai tukar rupiah turun -2 pts atau meningkat 0,01% ke level 13529 setelah bergerak di kisaran 13508 - 13542.
 
Adapun penurunan imbal hasil regional didukung oleh mata uang regional yang mengalami penguatan di tengah aksi jual dollar Amerika setelah pasar menyadari laporan Wall Street Journal mendorong pelemahan dollar Amerika.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 8 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-2 tahun) naik berkisar antara 2 - 3 bps dengan harga turun hingga sebesar 4 bps. Sementara itu tenor 3-4 tahun turun berkisar antara 1 - 2 bps dengan harga naik hingga sebesar 4 bps.

"Pada perdagangan hari ini kami perkirakan harga SUN akan bergerak terbatas didukung oleh pergerakan imbal hasil yang mulai terbatas pada perdagangan kemarin dengan didorong nilai tukar rupiah yang juga terlihat bergerak terbatas serta surat utang global yang bergerak bervariasi akan mendorong terbatasnya pergerakan harga SUN," ungkapnya dalam riset harian, Selasa (21/11/2017).

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made antara lain seri FR0069, FR0053, FR0071, FR0073, FR0065, FR0068, dan FR0072.
 
Berikut pergerakan imbal hasil dan harga SUN seri acuan kemarin:

FR61: yield 6.178% -0.79 bps, harga 3.1 bps
FR59: yield 6.593% -0.87 bps, harga 6.2 bps
FR74: yield 7.070% -2.72 bps, harga 25.3 bps
FR72: yield 7.284% -0.24 bps, harga 2.6 bps

INDO-20: yield 2.251% -1.27 bps, harga 3.0 bps
INDO-27: yield 3.600% -4.40 bps, harga 35.1 bps
INDO-37: yield  4.462% -3.87 bps, harga 58.5 bps
INDO-47: yield 4.523% -2.83 bps, harga 49.3 bps
 
Berikut pergerakan imbal hasil obligasi global:
UST 10Y: 2.368% 0.023 bps
UST 30Y: 2.782% 0.003 bps
Gilt 10Y: 1.296% -0.006 bps
Bund 10Y: 0.363% -0.002 bps

Volume SUN senilai Rp6,42 triliun dari 39 seri, nilai seri acuan sebesar Rp2,80 triliun, sementara volume Corporate Bond senilai Rp2,60 triliun dari 46 seri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara, Obligasi Pemerintah

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top