Saham BBRI & UNTR Bebani IHSG di Sesi I, KONI Paling Merosot

Sebanyak 120 saham menguat, 180 saham melemah, dan 262 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Renat Sofie Andriani | 21 November 2017 12:45 WIB
Pengunjung mengamati papan elektronik yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan 9IHSG), di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,42% atau 25,30 poin ke level 6.027,98 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (21/11/2017).

Pagi tadi, IHSG dibuka dengan kenaikan 0,15% atau 8,95 poin di level 6.062,23, setelah pada Senin (20/11) berakhir naik tipis 0,03% di posisi 6.053,28.

Berhasil melanjutkan penguatannya di awal perdagangan, pergerakan IHSG tak lama terpantau berbalik ke zona merah dan terus melemah. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.026,94 - 6.076,23.

Sebanyak 120 saham menguat, 180 saham melemah, dan 262 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor aneka industri (-0,96%) dan perdagangan (-0,94%). Adapun sektor infrastruktur bergerak sendiri di zona hijau dengan kenaikan 0,13%.

Saham ASII (-0,91%), TFCO (-18,18%), BOLT (-2,35%), dan GMFI (-0,55%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penekan utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

 

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBRI

-1,80%

UNTR

-3,34%

BMRI

-1,01%

ASII

-0,91%

GGRM

-1,84%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

KONI

-19,21%

TFCO

-18,18%

RBMS

-11,20%

SDMU

-8,96%

SAME

-8,47%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top