BURSA SAHAM 17 NOVEMBER: IHSG Ditutup Naik 0,23% di 6.051,73

IHSG diperkirakan akan kembali lanjutkan penguatan pasca balik ke level 6.000 dalam penutupan dagang kemarin.
Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani | 17 November 2017 16:04 WIB
Karyawan mengamati papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (9/10). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG diperkirakan akan kembali lanjutkan penguatan pasca balik ke level 6.000 dalam penutupan dagang kemarin.

Binaartha Securities memprediksi IHSG mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakannya hari ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup menguat 1.10% di level 6037.907 pada 16 November 2017.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5996.994 dan 5956.081. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6066.531 dan 6095.155.

Berdasarkan indikator daily, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic sudah jenuh jual dan RSI masih berada di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area resistance pada level 6065 dan 6095," tulisnya dalam riset.

Indosurya Sekuritas menyebutkan Kondisi pergerakan IHSG saat ini terlihat sedang menanti momentum untuk melanjutkan kenaikan dengan tujuan mencetak rekor baru tertinggi sepanjang masa.

Vice Presiden Research Department William Surya Wijaya mengatakan IHSG berpotensi bergerak di level 5972 - 6123

Support terlihat kuat terjaga sehingga dapat menjadi penopang dari pola pergerakan IHSG, jelang rilis data perekonomian BI rate yang diperkirakan belum ada perubahan juga menjadi salah satu indikator yang menunjukkan kondisi perekonomian yang stabil sehingga dapat menopang pergerakan IHSG.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat," tulisnya dalam riset.

Reliance Securities memprediksi IHSG akan bergerak mixed di akhir pekan ini.

Analis Lanjar Nafi mengatakan IHSG bergerak menguat break out MA20 dan MA5 sebagai resistance terdekat. Pergerakan sekaligus mengkonfirmasi signal rebound pada lower bollinger bands dan signal golden-cross indikator Stochastic.

Momentum pergerakan terlihat terbatas oleh indikator RSI yang bergerak mendekati level overbought area. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mixed diakhir pekan dengan potensi menguat terbatas pada rentan pergerakan 6008-6055.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, ASRI, BBRI, BMRI, CPIN, INTP, ITMG, JSMR, ADRO.

 

16:04 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Naik 0,23% di 6.051,73

Menutup perdagangan hari ini, Jumat (17/11/2017), indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,23% atau 13,82 poin di level 6.051,73.

15:28 WIB

Pukul 15.22 WIB: Jelang Tutup Dagang, IHSG Menguat 0,75% ke 6.082,94

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,75% atau 45,03 poin ke level 6.082,94 menjelang penutupan perdagangan hari ini, Jumat (17/11/2017).

14:09 WIB

Pukul 14.04 WIB: Awal Sesi II, IHSG Menguat 0,67% ke 6.078,07

Mengawali sesi II perdagangan hari ini, Jumat (17/11/2017), indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,67% atau 40,17 poin ke level 6.078,07.

11:41 WIB

Pukul 11.30 WIB: Akhir Sesi I, IHSG Menguat 0,66%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,66% atau 40,02 poin ke level 6.077,93 di akhir sesi I.

10:20 WIB

Pukul 10.15 WIB: IHSG Menguat 0,52%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,52% atau 31,74 poin ke level 6.069,58.

09:05 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Menguat 0,24%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,24% atau 14,60 poin ke level 6.052,51.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top