BURSA SAHAM 15 NOVEMBER: IHSG Ditutup Melemah 0,27%

Sejumlah analis memprediksi IHSG dalam tekanan dan berpotensi lanjutkan pelemahan dalam trannsaksi dagang hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani | 15 November 2017 16:06 WIB
Karyawan mengamati papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (9/10). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -Sejumlah analis memprediksi IHSG dalam tekanan dan berpotensi lanjutkan pelemahan dalam trannsaksi dagang hari ini.

Indosurya Sekuritas mengestimasi pergerakan IHSG hari ini akan terpengaruh oleh fluktuasi harga komoditas.

Vice Presiden Research Department William Surya Wijaya mengatakan IHSG akan bergerak di level 5972 - 6123

Pola pergerakan IHSG saat ini terlihat masih dapat bertahan diatas support level dengan dukungan dari sisi kondisi perekonomian yang stabil.

Serta peluang terjadinya capital inflow yang masih terlihat cukup besar untuk dapat masuk kembali ke dalam pasar modal Indonesia, selain dari pada itu yang akan cukup memberikan pengaruh adalah fluktuasi harga komoditas.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat," tulis hasil risetnya.

Binaartha Securities memproyeksi adanya potensi terkoreksi sehat lanjutan pada pergerakan indeks saham.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup melemah 0.55% di level 5988.292 pada 14 November 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5971.291 and 5954.289.

Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6022.295 and 6056.298. Berdasarkan indikator daily, MACD sudah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral.

Saat ini, terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat lanjutan pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area support pada level 5971 dan 5954," tulisnya dalam riset.

Oso Securities memproyeksikan IHSG masih akan bergerak melemah di kisaran 5,969 - 6,011.

Tim analis Oso Securities menyebutkan IHSG ditutup turun dan break down support trendline dengan volume turun. Stochastic, RSI bergerak bearish dan MACD histogram negatif sedangkan line dead cross.

IHSG berpeluang menuju support harmonic fibonacci rasio 61,8%.

"IHSG kami perkirakan masih akan bergerak melemah di kisaran 5,969 - 6,011," tulis riset mereka.

16:05 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Melemah 0,27% di 5.972,31

Menutup perdagangan hari ini, Rabu (15/11/2017), indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,27% atau 15,98 poin di level 5.972,31.

15:26 WIB

Pukul 15.20 WIB: Jelang Tutup Dagang, IHSG Naik 0,09% ke 5.993,57

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,09% atau 5,27 poin ke level 5.993,57 menjelang penutupan perdagangan hari ini, Rabu (15/11/2017).

13:39 WIB

Pukul 13.32 WIB: Awal Sesi II, IHSG Naik 0,12% ke 5.995,47

Mengawali sesi II perdagangan hari ini, Rabu (15/11/2017), indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,12% atau 7,18 poin ke level 5.995,47.

12:09 WIB

Pukul 12.00 WIB: IHSG Menguat 0,14% di Akhir Sesi I

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,14% atau 8,23 poin ke level 5.996,52 di akhiw sesi I.

11:29 WIB

Pukul 11.22: Jelang Akhir Sesi I, Penguatan IHSG Menipis Jadi 0,12%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,12% atau 7,11 poin ke level 5.995,40 menjelang akhir perdagangan sesi I.

10:13 WIB

Pk 10.08 WIB: IHSG Menguat 0,24%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,24% atau 14,40 poin ke level 6.002,70.

09:09 WIB

Pk 8.55 WIB: IHSG Dibuka Menguat 0,23%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,23% atau 13,63 poin ke level 6.001,92.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top