Bangun Low Cost Housing, PTPP Investasikan Rp541 Miliar

Emiten konstruksi, PT PP Tbk. akan menggandeng Korea Selatan membangun low cost housing dengan menggunakan dana penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp541 miliar.
Novita Sari Simamora | 14 November 2017 20:40 WIB
Direktur Utama PT Triniti Dinamik Samuel Stepanus Huang (kedua kanan) bertukar nota kerjasama dengan Kepala Divisi Operasi 2 PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., M. Toha Fauzi (kiri), disaksikan Direktur Triniti Dinamik Septian Starlin (kanan) di Jakarta, belum lama ini. PTPP resmi memenangkan tender pembangunan Springwood Residence setinggi 30 lantai, salah satu proyek Triniti Property Group di Serpong Tangerang Banten/Yanto Rachmat Iskandar - yus

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten konstruksi, PT PP Tbk. akan menggandeng Korea Selatan membangun low cost housing dengan menggunakan dana penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp541 miliar.

Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto mengungkapkan, perseroan akan menggandeng Hanwa dari Korea Selatan untuk mengembangkan low cost housing dengan metode yang efisien dan cepat. Dia mengungkapkan, perseroan telah menetapkan beberapa lokasi untuk membangun rumah yakni di Tangerang, Sudimara dan beberapa kawasan lain.

"Kami sudah siapkan beberapa lahan yang kerja sama dengan pihak lain di Bugel, Sudimara, dan adalagi di kawasan yang BUMN yang belum bisa saya sebutkan sekarang karena nanti memacu harga naik," ungkapnya di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia mengungkapkan, pangsa pasar dari proyek ini adalah masyarakat yang memiliki penghasilan rendah. Adapun, pembangunan akan dilakukan dalam tiga tahap.

Dalam rencana bisnis PTPP, pembangunan tahap I akan Sekitar 6.000--7.000 unit. Alasan PTPP memilih Hanwa dalam kerja sama pembangunan low cost housing yakni karena Korea Selatan telah berhasil membangun kota yang mirip seperti BSD di Irak dengan cepat, efisien dan teknologi yang canggih.

Adapun, pelaksana proyek ini adalah PP Urban, dengan target pembangunan 170.000 unit hingga tiga tahap. Agus menuturkan, untuk mempercepat proyek ini, perseroan juga berencana menggunakan modular.

Agus mengungkapkan, dengan menggelontorkan investasi senilai Rp541 miliar, perseroan berpotensi memperoleh dana hingga tiga kali lipat atau sekitar Rp1,62 triliun, yang bisa diraih melalui pinjaman perbankan atau penerbitan obligasi.

Pembangunan akan dilakukan pada kuartal II/2018 atau pada awal semester II/2018. Harga yang ditetapkan untuk proyek baru ini sekitar Rp7 juta/ meter dengan luas 32m2 atau memiliki dua kamar tidur.

Tag : ptpp
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top