Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Rebound, Harga Emas Masih Cenderung Tertekan

Meski mengalami rebound akibat pelemahan dolar AS, penguatan harga emas diperkirakan hanya sementara jika harga belum berhasil menembus level US$1.280 per troy ounce.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 04 Oktober 2017  |  10:58 WIB
Meski Rebound, Harga Emas Masih Cenderung Tertekan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Meski mengalami rebound akibat pelemahan dolar AS, penguatan harga emas diperkirakan hanya sementara jika harga belum berhasil menembus level US$1.280 per troy ounce.

Pada perdagangan Rabu (4/10/2017) pukul 9.48 WIB, harga emas spot naik 3,77 poin atau 0,30% menjadi US$1.275,43 per troy ounce. Adapun pada penutupan perdagangan Selasa (3/10/2017), batu kuning berhasil berbalik menguat 0,04% menuju US$1.271,66 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 9.45 WIB terpantau melemah 0,158 poin atau 0,17% menjadi 93,411. Pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup naik tipis 0,01% menuju 93,569.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus menyampaikan, pelemahan dolar AS membuat harga emas naik pada awal perdagangan hari ini. Namun, selama belum melewati resistan US$1.280, emas masih berpotensi melemah.

 “Khususnya jika data ADP dirilis lebih banyak dari 131.000 pekerja, dan data ISM lebih tinggi dari 55,5. Target penurunan emas bisa ke area US$1.264 sampai dengan US$1.260 per troy ounce," paparnya dalam publikasi riset.

Kedua data ekonomi AS tersebut memang menjadi fokus pelaku pasar pada hari ini. Rilis data tenaga kerja AS versi swasta atau ADP dilakukan pukul 19:15 WIB, sedangkan data aktivitas non-manufaktur dari ISM dilansir pukul 21:00 WIB.

Data tenaga kerja dari ADP kemungkinan akan menunjukkan jumlah yang lebih sedikit di bulan September dibandingkan Agustus sebesar 237.000 pekerja, akibat dampak dari badai yang melanda sebagian wilayah AS. Sementara itu, data aktvitas non manufaktur diperkirakan menunjukkan peningkatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini logam mulia
Editor : Ana Noviani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top