Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas: Cermati 6 Saham Pilihan Hari Ini

Sentimen pasar dari dalam negeri yang terbilang terbatas, serta ketidakpastian ekternal yang dapat kembali mendorong bursa saham Asia diperkirkan tertekan, berpotensi dapat menjadi pemicu bagi IHSG terkoreksi kembali pada perdagangan saham hari ini. Jumat, 29 September 2017.
Fajar Sidik | 29 September 2017 09:42 WIB
Karyawan memperhatikan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (12/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Sentimen pasar dari dalam negeri yang terbilang terbatas, serta ketidakpastian ekternal yang dapat kembali mendorong bursa saham Asia diperkirkan tertekan, berpotensi dapat menjadi pemicu bagi IHSG terkoreksi kembali pada perdagangan saham hari ini. Jumat, 29 September 2017.

Sentimen pasar dari luar negeri, krisis Semenanjung Korea kembali memicu ketidakpastian bagi keamanan global. Korea Utara telah mengerahkan sejumlah jet tempur serta rudal udara ke basis pantai timur. Langkah ini dilakukan oleh Korea Utara menyusul ancaman pengebom dari AS yang terbang menggunakan pesawat B1-B di area sekitar pantai timur negara itu, meski di luar dengan zona demiliterisasi dengan Korea Selatan.

Di pihak lain, Presiden AS Donald Trump, kembali memperingatkan Korea Utara, tindakan militer yang berbahaya siap digunakan untuk menyerang.

Pemerintah Prancis dan Cina mendesak AS agar menyelesaikan ketegangan dengan Korea Utara dengan cara diplomasi dan bukan dengan mengancam secara militer.

Trump memulai kampanyenya untuk memangkas tarif pajak korporasi dan individu dan mengajukan proposal sebagai perubahan ekonomi yang akan meningkatkan tenaga kerja di AS. Rencana pemangkasan pajak oleh Trump diperkirakan dapat memicu pertumbuhan dan tingkat investasi di AS.

Sementara itu dari dalam negeri yang menjadi sorotan pelaku pasar teguran Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sri Mulyani menyurati Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN tentang risiko fiskal pembiayaan PT PLN dalam membangun pembangkit listrik 35.000 megawatt. Bocornya surat tersebut ke publik telah membuat ke gaduhan.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo optimis terhadap ekonomi Indonesia dengan mengatakan jika pertumbuhan ekonomi ini berhasil penyerapan tenaga kerja, percepatan pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor-sektor ekonomi potensial yang berdaya saing tinggi dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, informasi digital, dan e-commerce serta partisipasi peran swasta secara aktif.

Sentimen pasar dari dalam negeri yang terbilang terbatas, serta ketidakpastian ekternal yang dapat kembali mendorong bursa saham Asia diperkirkan tertekan, hal ini dapat menjadi pemicu bagi IHSG terkoreksi kembali pada perdagangan saham hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level : 5832/5822/5805
Resistance Level : 5859/5876/5886
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

Rekomendasi saham Valbury Sekuritas hari ini, Jumat (29/9/2017) perspektif tenikal :

PTBA: Trading Buy
• Close 10000, TP 10575
• Boleh buy di level 9750-10000
• Resistance di 10575 & support di 9250
• Waspadai jika tembus di 9250
• Batasi resiko di 9175

ADRO: Trading Buy
• Close 1765, TP 1840
• Boleh buy di level 1740-1765
• Resistance di 1840 & support di 1680
• Waspadai jika tembus di 1680
• Batasi resiko di 1660

MEDC : Trading Buy
• Close 815, TP 840
• Boleh buy di level 790-815
• Resistance di 840 & support di 765
• Waspadai jika tembus di 765
• Batasi resiko di 755

INDF: Trading Buy
• Close 8400, TP 8525
• Boleh buy di level 8350-8400
• Resistance di 8525 & support di 8350
• Waspadai jika tembus di 8350
• Batasi resiko di 8300

APLN: Trading Buy
• Close 280, TP 286
• Boleh buy di level 275-280
• Resistance di 286 & support di 270
• Waspadai jika tembus di 270
• Batasi resiko di 267

RALS: Trading Buy
• Close 895, TP 915
• Boleh buy di level 870-895
• Resistance di 915 & support di 860
• Waspadai jika tembus di 860
• Batasi resiko di 850

Ket. TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
SMGR, UNTR, BBNI, PWON, BDMN, BBRI.

(Disclaimer ON)

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top