Aksi Spekulan, Harga Karet Anjlok Lebih dari 5% Siang Ini

Harga karet anjlok lebih dari lima persen pada perdagangan siang ini, Kamis (28/9/2017), meski pada saat yang sama nilai tukar yen terus melemah terhadap dolar AS.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 28 September 2017  |  11:52 WIB
Aksi Spekulan, Harga Karet Anjlok Lebih dari 5% Siang Ini
Petani menoreh pohon karet di kawasan perkebunan kebun karet Jawi jawi, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (5/7). - ANTARA/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet anjlok lebih dari 5% pada perdagangan siang ini, Kamis (28/9/2017), meski pada saat yang sama nilai tukar yen terus melemah terhadap dolar AS.

Harga karet untuk pengiriman Maret 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), anjlok 5,42% atau 11,80 poin ke level 205,90 yen per kilogram (kg) pada pukul 11.25 WIB.

Sebelumnya harga karet dibuka turun hanya 0,05% atau 0,10 poin di posisi 217,60 yen per kg, setelah pada perdagangan Rabu (27/9) berakhir menguat 0,79% di posisi 217,70.

Menurut Jia Min, seorang analis di Guosen Futures, anjloknya harga karet diakibatkan sejumlah penarikan dana spekulatif dari kontrak berjangka.

“Untuk sisi fundamental, kami belum melihat perbaikan apapun dari permintaan hilir,” lanjut Jia Min, seperti dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu menurut analis Shanghai CIFCO Futures, He Lihong, langkah Shanghai Futures Exchange (SHFE) yang juga menaikkan margin memicu aksi jual.

SHFE menaikkan margin menjadi 11% dari 9% mulai 28 September, sebelum pasar ditutup untuk hari libur nasional yang berlangsung sepanjang satu pekan di China (Golden Week).

Di sisi lain, nilai tukar yen terpantau lanjut melemah 0,19% ke 113,05 per dolar AS, setelah kemarin berakhir terdepresiasi 0,52% di posisi 112,83.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Maret 2018 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

28/9/2017

(Pk. 11.25 WIB)

205,90

-5,42%

27/9/2017

217,70

+0,79%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top