Optimisme Usulan Pajak Trump Topang Pasar Asia Pagi Ini

Pergerakan indeks saham di Jepang dan Australia menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis (28/9/2017), bersama dolar AS, didorong optimisme seputar kesehatan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan rencana pemangkasan pajak Presiden Donald Trump.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 28 September 2017  |  08:09 WIB
Optimisme Usulan Pajak Trump Topang Pasar Asia Pagi Ini
Bursa Jepang Melemah - REUTERS/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks saham di Jepang dan Australia menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis (28/9/2017), bersama dolar AS, didorong optimisme seputar kesehatan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan rencana pemangkasan pajak Presiden Donald Trump.

Indeks Topix Jepang menguat 0,4% pada pukul 9.15 pagi waktu Tokyo (pukul 7.15 WIB). Adapun indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,3% dan indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2%.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS memperpanjang reli dengan kenaikan moderat, sedangkan nilai tukar yen mencapai 112,78 per dolar setelah melemah 0,5% pada sesi perdagangan sebelumnya.

Dilansir Bloomberg, imbal hasil obligasi AS mencapai tingkat tertinggi dalam dua bulan saat investor menaikkan ekspektasi mereka bahwa bank sentral AS The Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Di sisi lain, bitcoin memperpanjang relinya pekan ini menjadi 15%setelah CEO Morgan Stanley, James Gorman, mengatakan bahwa tren atasnya adalah lebih dari sekadar hal biasa.

Sementara itu, fokus pasartetap tertuju pada prospek sejumlah negara denganperekonomian terbesar di dunia. Para pembuat kebijakan bank sentral dari AS, Inggris, dan Australia dikabarkan akan memberi pernyataan dalam konferensi Bank of England yang dimulai di London pada hari ini waktu setempat.

Pasar juga menantikan rilis data pertumbuhan dan belanja AS. Medki demikian, pergerakan pasar mungkin akan bergejolak seiring dengan datangnya akhir kuartal ini serta menjelang penutupan pasar pekan yang panjang di China dan Korea Selatan.

Pengumuman rencana reformasi pajak Trump pada Rabu (27/9) waktu setempat hanyalah awal dari apa yang diharapkan menjadi perdebatan di Kongres. Usulan ini menghadapi perundingan sengit di Kongres antara anggota parlemen yang tidak setuju mengenai elemen penting dari proposal yang diajukan Gedung Putih.

Namun sentimen investorbursa sahammendapat dorongan dari beberapa usulan yang diajukan, seperti mengizinkan perusahaan menghapus belanja modal selama lima tahun.

Dolar AS pun mendapatkan dorongan dari prospek arus masuk modal karena perusahaan-perusahaan mengambil manfaat dari usulan pajak repatriasi satu kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bursa Asia, Donald Trump

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top