Sektor Finansial Terangkat Ekspektasi Suku Bunga dan Pajak, Wall Street Menguat

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 56,39 poin atau 0,25% ke level 22.340,71, sedangkan indeks Standard & Poors 500 naik 10,2 poin atau 0,41% ke 2.507,04 dan Nasdaq Composite menguat 73,10 poin atau 1,15% ke level 6.453,26.
Aprianto Cahyo Nugroho | 28 September 2017 06:42 WIB
Bursa saham AS - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Rabu (27/9/2017) menyusul penguatan sektor finansial yang didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga Desember dan harapan kemajuan rencana pemotongan pajak oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 56,39 poin atau 0,25% ke level 22.340,71, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 naik 10,2 poin atau 0,41% ke 2.507,04 dan Nasdaq Composite menguat 73,10 poin atau 1,15% ke level 6.453,26.

Dilansir Reuters, Presiden Trump mengusulkan perombakan pajak terbesar dalam tiga dekade terakhir walaupun belum memberikan cukup informasi tentang bagaimana melakukan pemotongan pajak tanpa membuat defisit federal melonjak.

Jika rencana tersebut disetujui, ini akan menjadi kemenangan legislatif pertama Trump yang signifikan sejak menjabat pada Januari.

"Untuk pertama kalinya sejak Trump menjadi presiden, sepertinya ada kemungkinan lebih lanjut tentang diberlakukannya reformasi pajak," ungkap Thomas Martin, manajer  portofolio senior di GLOBAL Investments, seperti dikutip Reutes.

Sementara itu, data pesanan barang modal baru meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Agustus dan pengiriman mempertahankan tren kenaikannya, yang menunjukkan kekuatan fundamental perekonomian.

Data tersebut, ditambah dengan komentar dari Gubernur the Fed Janet Yellen pada hari Selasa mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannya pada bulan Desember.

"Dengan kenaikan suku bunga, itulah sebabnya bank bergerak naik. Jika suku bunga naik dan berkelanjutan mereka bisa mulai menghasilkan uang," kata Martn.

Probabilitas kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan The Fed Desember mendatang mencapai 78%, naik dibandingkan pekan lalu yang mencapai 73%, menurut FedWatch CME Group.

Di antara saham yang bergerak, saham Bank of America naik 2,42%, sementara Goldman Sachs menguat 2,1%. Keduanya menjadi pendorong terbesar pada indeks Dow Jones.

Di sisi lain, sektor konsumen pokok turun 0,73% sementara sektor utilitas melemah 1,34% dan real estat kehilangan 0,84%.

Tag : bursa as
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top