Bursa Asia Mixed, IHSG Ditutup Melemah Tipis

IHSG ditutup melemah 0,02% atau 0,94 poin ke level 5.863,03 setelah sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,15% atau 8,63 poin di level 5.872,59.
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 September 2017 16:34 WIB
Karyawan melintas di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (27/7). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan di hari ketiga pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (27/9/2017).

IHSG ditutup melemah 0,02% atau 0,94 poin ke level 5.863,03 setelah sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,15% atau 8,63 poin di level 5.872,59.

Sejak awal perdagangan, IHSG terus tertekan di zona merah dan bergerak pada kisaran 5.841,02-5.873,03.

Dari 560 saham yang diperdagangkan hari ini, 110 saham menguat, 199 melemah, sedangkan 251 saham lainnya stagnan.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral ditutup melemah, didorong oleh sektor tambang yang merosot 2,21%, disusul sektor industri dasar dengan pelemahan 0,58%, dan sektor pertanian (-0,42%).

Adapun sektor aneka industri dan konsumer masing-masing menguat 0,20% dan 1,25%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 juga ditutup melemah 0,20% atau 1,02 poin ke level 521,48 setelah bergerak pada kisaran 519,71-523,35.

IHSG melemah saat mayoritas bursa saham lainnya di Asia Tenggara bergerak mixed, di antaranya FTSE Malay KLCI (-0,08%) dan indeks PSEi Filipina (+0,63%), indeks FTSE Straits Time (+0,86%), dan indeks SE Thailand (-0,13%).

Sementara itu, pergerakan bursa Asia lainnya juga bervariasi. Indeks Topix Jepang ditutup melemah 0,5% atau  8,31 poin ke level 1.664,42, sedangkan indeks Nikkei 225 melemah 0,31% atau 63,14 poin ke level 20.267,05.

Sementara itu, Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,05% atau 1,69 poin ke level 3.345,27, didukung oleh kenaikan saham sumber daya menyusul data laba industri yang positif.

Saham-saham penekan indeks:

BBRI

-2,09%

UNTR

-2,82%

BBNI

-1,69%

ADRO

-4,09%

Saham-saham pendorong indeks:

HMSP

1,30%

UNVR

1,22%

RMBA

22,98%

BMRI

0,76%

Sumber: Bursa Efek Indonesia.

Tag : Indeks BEI, IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top