iPhone 8 Mengecewakan, Saham Pemasok Apple Tertekan

Produk-produk terbaru Apple Inc. dipandang tidak lebih baik dari pendahulunya, setidaknya bagi para investor asing. Hal ini serta merta menekan performa saham sejumlah pemasok Apple di Asia.
Renat Sofie Andriani | 25 September 2017 13:15 WIB
iPhone 8 Plus (kiri) dan iPhone 8 (kanan) resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang disiarkan secara langsung dari Steve Jobs Theater di Apple Campus, Cupertino, California, Selasa (12/9) pagi waktu setempat atau Rabu (13/9) WIB. - apple.com

Bisnis.com, JAKARTA – Produk-produk terbaru Apple Inc. dipandang tidak lebih baik dari pendahulunya, setidaknya bagi para investor asing. Hal ini serta merta menekan performa saham sejumlah pemasok Apple di Asia.

Saham Hon Hai Precision Industry Co., yang merakit iPhone dan perangkat Apple lainnya, telah merosot 10% di Taipei sejak Apple meluncurkan koleksi ponsel terbarunya bulan ini.

Pemasok lainnya di wilayah tersebut, termasuk Pegatron Corp. dari Taiwan dan LG Innotek Co dari Korea Selatan, telah merosot lebih dari 13%.

Pasar ekuitas Taiwan senilai US$1,1 triliun sangat terkait dengan performa produk-produk Apple, mengingat dominasi produsen suku cadang di negara tersebut. Hon Hai dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, produsen chip utama Apple, berkontribusi seperempat dari total bobot indeks saham Taiex.

“Pesanan untuk iPhone baru telah mengecewakan pasar dan investor asing dapat terus melakukan penjualan atas saham-saham Taiwan,” kata Alan Tseng, wakil presiden Capital Management Management yang berbasis di Taipei, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (25/9/2017).

“Penurunan kinerja pemasok Apple telah menekan indeks acuan dan bisa menyeret indeks lebih rendah lagi pada bulan mendatang,” lanjutnya.

Optimisme sebelumnya bahwa iPhone akan mendorong laba emiten Taiwan telah membawa indeks Taiex menyentuh level tertingginya dalam 17 tahun seiring dengan membengkaknya arus masuk.

Namun pekan lalu, investor asing menarik dana bersih senilai US$677 juta dari pasar saham Taiwan, arus modal keluar terbesar dalam tiga bulan. Indeks Taiex hari ini dilaporkan turun 0,8% pada pukul 11.21 pagi waktu setempat, bergerak menuju level penutupan terendah dalam sebulan.

“Jumlah pre-order Apple iPhone 8 jauh lebih rendah dari (pre-order untuk) iPhone 7 dan iPhone 6,” ujar analis Rosenblatt Securities Jun Zhang dalam risetnya pekan lalu. Menurut Zhang, informasi awal menunjukkan jumlah volume iPhone 8 berada di bawah ponsel pendahulunya di AS dan bahkan lebih rendah di China.

Saham Hon Hai hari ini turun 1,9% di Taipei bersama dengan  sejumlah pemasok lainnya. Saham AAC Technologies Holdings Inc. anjlok 4,8% di Hong Kong, sementara China Airlines Ltd., yang sebelumnya reli akibat spekulasi bahwa aktivitas kargo akan mendapat keuntungan dari pesanan Apple, merosot 3,9%.

Tag : iphone
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top