Harga Batu Bara Rebound Lebih dari 2%

Pada perdagangan Selasa, harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 2,16% atau 1,90 poin di US$89,80/metrik ton.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 September 2017 07:53 WIB
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintasi sungai Mahakam, di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 23/4). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara ditutup rebound pada akhir perdagangan kemarin, Selasa (19/9/2017).

Pada perdagangan kemarin, harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 2,16% atau 1,90 poin di US$89,80/metrik ton.

Harga batu bara ini rebound dari pelemahan dua hari berturut-turut. Adapun pada perdagangan sebelumnya, Senin (18/9), harga batu bara kontrak Januari 2018 berakhir melemah 0,45% atau 0,40 poin di level US$87,90/metrik ton.

“Permintaan jangka pendek sedang bullish," ungkap Analis Marex Spectron, Hui Heng Tan dalam catatan penelitian, seperti dikutip Bloomberg.

Heng melanjutkan, walaupun pasokan dari Atlantik dan Pasifik terus mengalami kenaikan, tingkat persediaan di seluruh wilayah konsumen batubara utama mencapai level terendah tahun ini sehingga mendukung harga.

Sementara itu, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) menguat didorong rilis laporan industri yang menunjukkan kenaikan jumlah stok minyak AS yang lebih kecil daripada ekspektasi.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober diperdagangkan di US$49,85 per barel pada pukul 4.44 sore waktu setempat pada after-market trading, setelah berakhir di level 49,48 per barel di New York Mercantile Exchange pada perdagangan Selasa.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman November pada perdagangan Selasa berakhir turun 34 sen di US$55,14 per barel, di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, level terendah dalam sepekan.

American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa jumlah persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 1,44 juta barel pekan lalu. Menurut survei Bloomberg, angka ini lebih kecil daripada kenaikan yang diproyeksikan sebesar 3,9 juta barel.

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal

US$/MT

19 September

89,80

(+2,16%)

18 September

87,90

(-0,45%)

15 September

88,30

(-0,73%)

14 September

88,95

(+1,08%)

13 September

88,00

(+2,15%)

Tag : harga batu bara
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top