Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emas Tertekan Sentimen FOMC

Harga emas mengalami tekanan menjelang rapat Federal Reserve atau FOMC. Namun, masih di atas US$1.300 per troy ounce.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 September 2017  |  10:49 WIB
Emas Tertekan Sentimen FOMC
Logam Mulia - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Harga emas mengalami tekanan menjelang rapat Federal Reserve atau FOMC pada Rabu (20/9/2017) waktu setempat.

Pada perdagangan Selasa (19/9/2017) pukul 8.48 WIB, harga emas spot turun 0,36 poin atau 0,03% menjadi US$1.307,08 per troy ounce. Adapun emas Comex kontrak Desember 2017 terkoreksi 0,50 poin atau 0,04% menuju US$1.310,20 per troy ounce.

Asia Trade Poin Futures dalam publikasi risetnya hari ini menyampaikan, meningkatnya imbal hasil obligasi AS akhir-akhir ini membuat emas kurang menarik sebagai investasi alternatif. Hal tersebut terjadi seiring dengan respons positif pelaku pasar terhadap rapat FOMC.

Pelaku pasar memerkirakan bahwa The Fed akan mengumumkan rencananya untuk melepaskan porfolio obligasi senilai $4,5 triliun dalam FOMC besok.

“Rencana The Fed ini tentu saja memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga pada bulan Desember mendatang tetap terbuka,” papar ATPF.

Kondisi ini membuat harga emas kembali mengalami tekanan dalam dua minggu terakhir. Tercatat pada akhir sesi perdagangan semalam harga emas ditutup dilevel $1307,36 atau melemah 0,95%.

 

Berikut rekomendasi harga emas spot (XAU/USD) pada hari ini:

Support : US$1.287,35; US$1.296,43; US$1.301,89

Pivot : US$1.310,97

Resistan : US$1.316,43; US$1.325,51; US$1.330,97

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini logam mulia
Editor : Ana Noviani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top