IHSG Melemah di Sesi 1, 130 Saham di Zona Merah

IHSG melemah 0,06% atau 3,66 poin ke level 5.880,95 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,01% atau 0,60 poin di level 5.885,21.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 September 2017 12:31 WIB
Karyawan memperhatikan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (12/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (19/9/2017),

IHSG melemah 0,06% atau 3,66 poin ke level 5.880,95 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,01% atau 0,60 poin di level 5.885,21.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.868,34 - 5.893,01.

Sebanyak 130 saham menguat, 159 saham melemah, dan 135 saham stagnan dari 265 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor aneka industri yang melemah 0,91%, diikuti sektor konsumer yang turun 0,59%.

Sementara itu, empat sektor lainnya menguat, dipimpin oleh sektor tambang dengan penguatan 0,76%.

Kresna Sekuritas memperkirakan IHSG pads hari ini, Selasa (19/9/2017) masih bergerak terbatas di rentang 5.860-5.900.

IHSG masih terus berlanjut dalam sideways market 5.730-5.900.

Tim riset Kresna Sekuritas mengatakan pelaku pasar memanfaatkan peluang ini untuk buy-on-weakness, dan ini masih menopang pergerakan IHSG dalam rentang yang relatif sempit.

“Pada hari ini, kami memperkirakan IHSG masih bergerak terbatas di rentang 5.860-5.900,” tulis mereka dalam riset, Selasa (19/9/2017)

Di pasar regional, indeks FTSE Straits Time Singapura siang ini terpantau melemah 0,26%, indeks FTSE Malay KLCI turun 0,14%, indeks PSEi Filipina melemah 0,96%, sedangkan indeks SE Thailand naik 0,02%.

Tag : IHSG, Indeks BEI, Indeks BEI
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top