Binaartha Sekuritas: IHSG Ada Potensi Koreksi Sehat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG pada hari ini, Selasa19 September 2017 mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat dan menguji ke area level support di antara 5862 dan 5840.
Fajar Sidik | 19 September 2017 05:57 WIB
Karyawan memperhatikan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (12/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG pada hari ini, Selasa19 September 2017 mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat dan menguji ke area level support di antara 5862 dan 5840.

M. Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas menjelaskan IHSG ditutup menguat 0.21% di level 5884.611 pada 18 September 2017.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5862.354 dan 5840.097. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5895.739 dan 5906.868. Berdasarkan indikator daily, MACD mulai membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral.

Meskipun demikian, saat ini terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham. Dengan demikian, IHSG berpotensi menguji ke area level support di antara 5862 dan 5840.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AALI, Daily (14700) (RoE: 11.33%; PER: 13.68x; PBV: 1.57x; Beta: 0.19):* Saat ini, harga telah menyentuh level psikologis fibonacci 61,8% sehingga potensi technical rebound terbuka lebar. Selain itu, terdapat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 14950 - 15000, dengan target harga secara bertahap di level 15275, 15600 dan 16000. Support: 14850 & 14675.

*BMRI, Daily (6575) (RoE: 11.67%; PER: 8.06x; PBV: 0.94x; Beta: 1.68):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6500 – 6575, dengan target harga secara bertahap di level 6675 dan 6950. Support: 6500 & 6400.

*GGRM, Daily (67775) (RoE: 15.95%; PER: 20.64x; PBV: 3.34x; Beta: 0.57):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 66875 – 67775, dengan target harga secara bertahap di level 69550 dan 74975. Support: 65500.

*PTPP, Daily (2480) (RoE: 9.55%; PER: 12.83x; PBV: 1.22x; Beta: 1.51):* Adapun indikator RSI menunjukkan jenuh jual. Selain itu, terdapat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 2450 – 2470, dengan target harga secara bertahap di level 2670 dan 2970. Support: 2350.

*SSMS, Daily (1490) (RoE: 24.66%; PER: 14.85x; PBV: 3.67x; Beta: 1.85):* Saat ini, terdapat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1480 – 1490, dengan target harga secara bertahap di level 1545, 1575 dan 1635. Support: 1470 & 1450.

*WSKT, Daily (1905) (RoE: 11.92%; PER: 9.68x; PBV: 1.15x; Beta: 2.15)* Adapun indikator RSI menunjukkan jenuh jual. Selain itu, terdapat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 1880 - 1900, dengan target harga secara bertahap di level 2120, 2390 dan 2500. Support: 1800.

(Disclaimer on)

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top