KURS RUPIAH 15 SEPTEMBER: Spot Ditutup Menguat 11 Poin

Simak pergerakan rupiah dalam transaksi hari ini yang disajikan secara live di Bisnis.com
Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani | 15 September 2017 16:13 WIB
KURS RUPIAH 15 SEPTEMBER: Spot Ditutup Menguat 11 Poin
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA —Simak pergerakan rupiah dalam transaksi hari ini yang disajikan secara live di Bisnis.com

Nilai tukar rupiah melanjutkan reli pelemahannya di hari ketiga pada perdagangan Kamis (14/9/2017).

Rupiah ditutup melemah 0,38% atau 50 poin di Rp13.251 per dolar AS, setelah dibuka juga dengan pelemahan 0,30% atau 39 poin di Rp13.240 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Rabu (13/9), rupiah berakhir melemah hanya 0,01% atau 1 poin di posisi Rp13.201 per dolar AS. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.228 – Rp13.255 per dolar AS.

Rupiah manjadi kurs yang melemah paling signifikan dibanding negara-negara lain di kawasan Asia. Won Korea Selatan melemah paling signifikan setelah rupiah dengan terdepresiasi 0,35%,disusul peso Filipina yang melemah 0,34%.

Adapun yen Jepang menguat paling signifikan sebesar 0,09% atau 0,09 poin ke level 110,39 yen per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama di dunia hari ini terpantau melemah 0,16% atau 0,146 poin ke 92,374 pada pukul 16.43 WIB.

Dilansir Reuters, dolar AS cenderung melemah menjelang rilis data inflasi yang diharapkan memberi petunjuk mengenai periode penaikan suku bunga The Federal Reserve berikutnya.

Fokus jangka pendek pasar saat ini adalah data inflasi AS yang akan sangat dicermati oleh bank sentral AS The Fed sebagai pertimbangan untuk menaikkan suku bunga berikutnya.

“Pasar telah bergerak sedikit ke sisi dovish dalam hal ekspektasi The Fed, jadi jika misalkan angka inflasi AS ternyata sedikit lebih kuat dari perkiraan, maka saya pikir akan membantu menambahkan sedikit lebih banyak terhadap rebound dolar,” kata Heng Koon How, kepala strategi pasar untuk United Overseas Bank di Singapura, seperti dikutip Reuters.

Indeks harga konsumen inti AS diperkirakan akan meningkat 1,6% secara basis tahunan pada Agustus. The Fed memiliki target inflasi sebesar 2%, sedangkan serangkaian data inflasi sebelumnya telah menekan ekspektasi penaikan suku bunga sekaligus membebani dolar.

16:13 WIB

Pk 16.00 WIB: Spot Ditutup Menguat 11 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 11 poin atau 0,08% ke level Rp13.240 per dolar AS.

15:51 WIB

Pukul 15.39 WIB: Spot Menguat 5 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 5 poin atau 0,04% ke level Rp13.246 per dolar AS menjelang akhir perdagangan.

14:12 WIB

Pukul 14.02 WIB: Rupiah Menguat 8 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.243 per dolar AS.

11:43 WIB

Pukul 11.31 WIB: Spot Menguat 7 Poin ke 13.244

Nilai tukar rupiah menguat 7 poin atau 0,05% ke Rp13.244 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (15/9/2017).

11:05 WIB

Pukul 10.57 WIB: Spot Menguat 8 Poin ke 13.243

Nilai tukar rupiah menguat 8 poin atau 0,06% ke Rp13.243 per dolar AS seiring pergerakan IHSG menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (15/9/2017).

10:17 WIB

Pukul 10.01 WIB: Spot Menguat 16 Poin ke 13.235

Nilai tukar rupiah menguat 16 poin atau 0,12% ke Rp13.235 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada perdagangan pagi ini, Jumat (15/9/2017).

08:59 WIB

Pukul 08.53 WIB: Spot Melemah 13 Poin ke 13.264

Nilai tukar rupiah melemah 13 poin atau 0,10% ke Rp13.264 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (15/9/2017).

08:08 WIB

Pukul 08.00 WIB: Spot Dibuka Melemah 8 Poin di 13.259

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka melemah 8 poin atau 0,06% di Rp13.259 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (15/9/2017).

Dalam hitungan detik, pergerakannya terpantau melorot 19 poin atau 0,14% ke Rp13.270 per dolar AS.

Tag : Rupiah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top