Kilang Masih Ditutup Karena Badai Harvey, WTI Melemah

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober melemah 0,64% ke level US$46,27 per barel pada perdagangan Selasa di New York Mercantile Exchange.
Aprianto Cahyo Nugroho | 30 Agustus 2017 06:50 WIB
Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah melemah pada perdagangan Selasa (29/8/2017), sedangkan bensin bergerak ke level tertinggi dua tahun setelah ditutupnya kilang minyak menyusul Badai Tropis Harvey.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober berakhir turun 0,28% di level US$46,44 per barel pada perdagangan Selasa di New York Mercantile Exchange.

Di sisi lain, minyak jenis Brent untuk kontrak pengiriman Oktober berakhir naik 0,21% di level US$52,00 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London.

Kontrak berjangka minyak sedikit berubah dari level penutupan setelah American Petroleum Institute melaporkan pasokan minyak mentah AS turun sebesar 5,78 juta barel pekan lalu. Adapun harga bensin untuk pengiriman September naik 7,1 sen menjadi US$1,7833 per galon.

Setelah bergeser dari Teluk Meksiko Senin malam, badai Harvey sekarang diperkirakan akan kembali menguat sebelum tiba di ke darat pada hari Rabu di dekat Port Arthur, Texas, tempat Motiva Enterprises LLC mengoperasikan kilang terbesar di AS. Kilang tersebut saat ini dikabarkan tutup.

"Port Arthur tampaknya berada di tengah badai," kata Bob Yawger, direktur divisi berjangka Mizuho Securities USA Inc, seperti dikutip Bloomberg.

Minyak telah melemah 7,4% bulan ini karena investor menimbang tanda-tanda kenaikan output global terhadap penurunan produksi oleh beberapa anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Badai Harvey, sementara itu, telah menahan permintaan minyak mentah sekitar 2,35 juta barel per hari oleh kilang-kilang yang beroperasi di AS.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga minyak mentah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top