Pamor Mata Uang Safe Haven Turun, Dolar AS Stabil

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) terpantau bergerak stabil di zona hijau pada perdagangan pagi ini, Rabu (30/8/2017), seiring dengan meredanya kekhawatiran atas aksi terbaru Korea Utara yang meluncurkan rudalnya ke wilayah Jepang.
Renat Sofie Andriani | 30 Agustus 2017 11:19 WIB
Uang dolar AS. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks dolar Amerika Serikat (AS) terpantau bergerak stabil di zona hijau pada perdagangan pagi ini, Rabu (30/8/2017), seiring dengan meredanya kekhawatiran atas aksi terbaru Korea Utara yang meluncurkan rudalnya ke wilayah Jepang.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini naik 0,03% atau 0,029 poin ke 92,278 pada pukul 10.37 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan penguatan 0,12% atau 0,113 poin di level 92,362, setelah pada perdagangan Selasa (29/8) berakhir naik 0,05% di posisi 92,249.

Pada Selasa pagi, Korea Utara menembakkan rudal yang terbang di atas wilayah Jepang dan akhirnya mendarat di perairan di wilayah Utara Hokkaido. Aksi terbaru Korut ini serta merta meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea.

Dalam sebuah pernyataan yang disusun oleh Amerika Serikat (AS), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengecam uji coba rudal tersebut. Namun demikian, PBB menahan untuk memberi ancaman sanksi baru terhadap negara yang terisolasi tersebut.

Pasar sepertinya juga menampik pernyataan Korea Utara pada hari Rabu bahwa uji coba itu merupakan langkah awal aksi militer di Pasifik yang menargetkan Guam, wilayah AS di Pasifik.

“Pemikiran yang lebih tenang sekali lagi mendominasi di pasar finansial, dengan para pedagang tampaknya senang untuk menutup posisi jual serta menambahkan sentuhan risiko ke dalam portofolio mereka,” kata Chris Weston, kepala pakar strategi pasar di IG, seperti dikutip dari Reuters.

Bersama dengan stabilnya pergerakan dolar AS, nilai tukar yen hari ini terpantau lanjut terdepresiasi 0,03% atau 0,03 poin ke 109,75 pada pukul 10.47 WIB, setelah kemarin berakhir melemah 0,43% di 109,72 per dolar AS.

Yen, sebagai aset safe haven seperti diketahui mendapatkan keuntungan dari rasa ketidakpastian, ketegangan politik, dan penghindaran risiko dalam pasar. 

Para pedagang saat ini menantikan data non-farm payrolls AS untuk Agustus yang akan dirilis pada Jumat (1/9) waktu setempat.

Data ekonomi AS sebelumnya menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen melonjak ke level tertinggi lima bulan pada Agustus, seiring dengan membaiknya pasar tenaga kerja dan naiknya harga rumah.

 

Posisi indeks dolar AS                                       

30/8/2017

(Pk. 10.37 WIB)

92,278

(+0,03%)

29/8/2017

92,249

(+0,05%)

28/8/2017

92,207

(-0,57%)

25/8/2017

92,740

(-0,58%)

24/8/2017

93,277

(+0,14%)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dolar as, korea utara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup