Produksi Diperkirakan Pulih, CPO Sentuh Level Tertinggi Lima Bulan

Kontrak berjangka CPO untuk November 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, menguat 1,36% atau 37 poin ke posisi 2.748 ringgit per ton pada pukul 11.29 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho | 22 Agustus 2017 12:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) menyentuh level tertinggi dalam lima bulan terakhir pada perdagangan Selasa (22/8/2017)

Kontrak berjangka CPO untuk November 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, menguat 1,36% atau 37 poin ke posisi 2.748 ringgit per ton pada pukul 11.29 WIB.

Sebelumnya harga CPO dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,37% ke level 2.721, setelah pada perdagangan Senin ditutup menguat 1,12% ke level 2.711 ringgit per ton.

Seperti dilansir Bloomberg, penguatan harga minyak sawit mentah ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa produksi akan pulih di bawah ekspektasi.

Donny Khor, deputi direktur bursa berjangka dan komoditas di RHB Investment Bank mengatakan sentimen mulai pulih menyusul kekhawatiran pada produksi.

“Ada kabar bahwa produksi sawit tidak akan meningkat di atas ekspektasi,” ujarnya, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (22/8/2017).

Di sisi lain, nilai tukar ringgit hari ini terpantau menguat 0,12% ke posisi 4,2817 ringgit per dolar AS pada pukul 11.54 WIB.

 

Pergerakan Harga CPO Kontrak November 2017

Tanggal

Level

Perubahan

22/8/2017

(11.29 WIB)

2.748

+1,36%

21/8/2017

2.711

+1,12%

18/8/2017

2.681

-0,87%

17/8/2017

2.658

+0,80%

16/8/2017

2.637

-0,34%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga cpo

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top