Emiten Baru: HOKI Bidik Pertumbuhan 30%

Setelah mencatatkan saham di BEI, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. membidik pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 30% pada 2017.nn
Ana Noviani | 22 Juni 2017 13:52 WIB
Direktur Utama PT Buyung Poetra Sembada Tbk (BPS) Sukarto Buyung (dari kiri) bersama Komisaris Utama Jonathan Jochanan, dan Senior Vice Presiden Corporate Finance PT RHB Securities Indonesia Bernandus Sumarco, meninjau aktivitas Penawaran Umum Saham Perdana BPS , di Jakarta, Kamis (15/6). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah mencatatkan saham di BEI, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. membidik pertumbuhan pendapatan dan laba 30% pada 2017.

Sukarto Bujung, Direktur Utama Buyung Poetra Sembada, mengatakan penjualan perseroan mencapai Rp1,15 triliun pada 2016. Pendapatan tersebut naik 74,3% dibandingkan capaian pada 2015 yang tercatat sebesar Rp658 miliar.

Adapun laba bersih yang diperoleh dalam dua tahun terakhir sebesar Rp53 miliar pada 2015 dan Rp44 miliar pada 2016.

"Tahun ini kami targetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 30%," ucapnya di Gedung BEI, Kamis (22/6/2017).

Untuk mencapai target tersebut, emiten berkode saham HOKI ini bakal mendorong pertumbuhan penjualan beras kemasan merek sendiri (own brand) Topi Koki, Rumah Limas, BPS, Belida, dan Hoki, maupun beras private brand yang diproduksi untuk institusi lain, seperti Hypermart, Lotte, Giant, Hero, dan Value Plus. Saat ini, kapasitas produksi dua pabrik perseroan mencapai 30 ton per jam.

"Penjualan masa Ramadan dan Lebaran biasanya naik sekitar 20%-30% dibandingkan bulan biasanya," kata Sukarto.

Menurut Sukarto, perseroan juga bakal memperluas pemasaran melalui pasar tradisional maupun pasar modern. HOKI memiliki sebanyak 205 pemasok di Jawa, Makassar, hingga Palembang.

Pada 2017, HOKI bakal menyerap dana hasil IPO sebesar Rp210 miliar untuk modal kerja. Adapun ekspansi perseroan baru akan digulirkan pada 2018.

"Tahun depan kami baru akan bangun pabrik baru, nilai investasinya sekitar Rp100 miliar dari kas internal," imbuhnya.

Analis Trimegah Sekuritas Christy Halim dan Patricia Gabriela memperkirakan penjualan HOKI bakal naik menjadi Rp1,74 triliun padda 2017 dan Rp2,13 triliun pada 2018.

"Kami perkirakan penjualan perusahaan akan tumbuh 22,1% dalam tiga tahun ke depan seiring rencana HOKI menambah jalur distribusi dan tren pertumbuhan penjualan beras premium bermerek," ungkapnya.

Tag : ipo
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top