HP Financials Rekomendasikan Saham ASRI & PGAS

IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Kamis 22 Juni 2017 diperkirakan bergerak di kisaran 5.756-5.850. Saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah ASRI dan PGAS.
Fajar Sidik | 22 Juni 2017 08:55 WIB
Karyawan memerhatikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Senin (29/5). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Kamis 22 Juni 2017 diperkirakan bergerak di kisaran 5.756-5.850. Saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah ASRI dan PGAS.

Berlanjutnya pelemahan harga minyak kembali memberikan tekanan terhadap indeks Dow Jones dan S&P yang ditutup melemah pada perdagangan kemarin (21/6). Sedangkan indeks Composite ditutup menguat ditopang oleh sahamsaham bioteknologi setelah Presiden Donald Trump dikabarkan telah menyusun peraturan yang akan melonggarkan industri tersebut.

Dari data ekonomi AS, existing home sales bulan Mei tumbuh 1,1% setelah sebelumnya diestimasi turun 0,4%. Sementara itu, indeks di bursa saham Eropa juga melemah akibat penurunan harga minyak yang memberikan sentimen negatif terhadap sahamsaham di sektor energy. Kekhawatiran terhadap lonjakan suplai minyak terjadi ditengah pemangkasan produksi oleh OPEC yang ter-offset oleh peningkatan produksi minyak di beberapa negara lain.

IHSG berhasil mencatat rekor tertinggi pada perdagangan kemarin (21/6), dengan ditutup pada level 5,818.55, menguat sebesar 0.46% atau sekitar 26.65 poin. Indeks berhasil menguat di tengah pelemahan indeks Asia Tenggara lainnya.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (21/6) ditutup melemah 0.2% atau 26 poin ke level Rp13,318 per Dollar AS. Pelemahan Rupiah seiring dengan menguatnya Indeks Dollar AS sebesar 0.08% atau 10 poin ke level 97.760.

Rekomendasi saham:

ASRI
Speculative Buy, Entry Level: 316-320; Target: 365; Stoploss: 312

PGAS
Speculative Buy, Entry Level: 2280-2300; Target: 2450/2570; Stoploss : 2260

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top