Konversi Obligasi, GA Robusta Kantongi 19,9% Saham MAP Boga (MAPB)

Perusahaan private equity GA Robusta F&B Company Pte. Ltd. resmi menggenggam 19,9% saham PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. setelah konversi obligasi menjadi saham yang dilakukan bersamaan dengan penawaran umum perdana saham.
Ana Noviani | 21 Juni 2017 17:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan private equity GA Robusta F&B Company Pte. Ltd. resmi menggenggam 19,9% saham PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. setelah konversi obligasi menjadi saham yang dilakukan bersamaan dengan penawaran umum perdana saham. 

Fetty Kwartati, Direktur MAP Boga Adiperkasa, mengatakan perseroan menerbitkan 22,17 juta lembar saham pada level harga Rp1.680 per saham dalam initial public offering (IPO). Jumlah itu setara dengan 1,02% dari modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan setelah IPO. 

Dari IPO tersebut, anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk. ini mengantongi dana sebesar Rp37,25 miliar yang akan digunakan untuk menambah gerai Starbucks, Pizza Express, Krispy Kreme, Cold Stone Creamery dan Godiva baru. Menurut Fetty, perseroan berencana membuka 60 gerai baru pada 2017. 

Pada saat yang sama, emiten berkode saham MAPB melakukan konversi obligasi tanpa bunga dan tanpa jaminan yang digenggam oleh GA Robusta F&B Company Pte. Ltd. (GAR) menjadi saham perseroan. Sesuai tingkat harga IPO sebesar Rp1.680 per saham, GAR berhak menggenggam 431,55 juta lembar saham MAPB. 

"Nilai konversi Rp725 miliar sehingga kepemilikan saham GAR dalam MAPB sebesar 19,9%," kata Fetty seusai pencatatan saham MAPB di Gedung BEI, Rabu (21/6). 

Menurut Fetty, GAR masih mengantongi opsi untuk mengkonversi sisa outstanding obligasi yang diterbitkan perseroan pada November 2016 senilai total Rp1,08 triliun dengan tenor lima tahun. Sisa outsanding obligasi tersebut setara dengan 10% saham dalam MAPB. 

"Konversi tahap kedua akan dilakukan 4 atau 5 tahun ke depan melalui rights issue MAPB.Tingkat harganya tergantung harga pasar,"  imbuhnya. 

Fetty menambahkan dengan dua aksi korporasi tersebut, kepemilikan MAPI dalam MAPB terdelusi menjadi 79,1% dan kepemilikan publik menjadi sebesar 20,9%. Kendati merupakan investor institusi, GAR dianggap sebagai bagian dari publik. 

Di sisi lain, Fetty mengakui saham MAPB yang digenggam GAR tidak akan likuid diperdagangkan di bursa saham. Akibatnya, saham perseroan yang beredar di market hanya sebesar 22,17 juta lembar atau 1,02%.

Pada perdagangan hari pertama setelah listing, saham MAPB ditransaksikan 50 kali sebanyak 402.100 lembar saham senilai Rp983,7 juta. Dari sisi kinerja, saham MAPB menguat 50% dari Rp1.680 per saham ke level Rp2.520 per saham pada penutupan perdagangan Rabu (21/6).

Tag : mitra adiperkasa
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top