Ekspor Malaysia Diperkirakan Turun, Harga CPO Bergerak Melemah

Kontrak berjangka CPO untuk September 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, melemah 0,96% atau 24 poin ke posisi 2.464 ringgit per ton pada pukul 11.17 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 Juni 2017 11:49 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (20/6/2017).

Kontrak berjangka CPO untuk September 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, melemah 0,96% atau 24 poin ke posisi 2.464 ringgit per ton pada pukul 11.17 WIB.

Pagi tadi, harga CPO dibuka dengan pelemahan 0,48% atau 12 poin di posisi 2.476 ringgit per ton.

Adapun pada perdagangan Senin (19/6), harga CPO kontrak September ditutup melemah 0,16% atau 4 poin ke level 2.488 ringgit per ton.

David Ng dari Phillip Futures mengatakan harga CPO turun karena spekulasi turunnya ekspor kelapa sawit dari Malaysia.

“Harga CPO juga sejalan dengan pelemahan harga minyak kedelai serta pasar komoditas Shanghai,” ujar David, seperti dikutip Bloomberg.

Seperti dilansir Bloomberg, Intertek Testing Service dan Societe Generale de Surveillance dijadwalkan merilis data ekspor CPO Malaysia 1 – 20 Juni hari ini.

Sementara itu, nilai tukar ringgit terpantau melemah 0,16% ke posisi 4,2838 pada pukul 11.40 WIB.

 

 Pergerakan Harga CPO Kontrak September 2017

Tanggal

Level

Perubahan

20/6/2017

(11.17 WIB)

2.464

-0,96%

19/6/2017

2.488

+0,16%

16/6/2017

2.484

+1,43%

15/6/2017

2.449

+1,24%

14/6/2017

2.419

+0,88%

Sumber: Bloomberg

Tag : harga cpo
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top