Harga Saham Adaro (ADRO) Ditargetkan Sentuh 2.425

Harga saham Adaro Energy (ADRO) ditargetkan berada di level 2.425 untuk depan 12 bulan, yang menyiratkan potensi kenaikan 55,0%. Saat ini, Selasa pagi (20/6) sebelum pembukaan pasar harga saham ADRO berada di level 1.565.
Fajar Sidik | 20 Juni 2017 09:05 WIB
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Harga saham Adaro Energy (ADRO) ditargetkan berada di level 2.425 untuk depan 12 bulan, yang menyiratkan potensi kenaikan 55,0%. Saat ini, Selasa pagi (20/6) sebelum pembukaan pasar harga saham ADRO berada di level 1.565.

Mengutip riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia dengan tajuk ADRO: Key takeaways from non-deal roadshow, dijelaskan pada tanggal 13-14 Juni 2017 di Singapura, tim Mirae menyelenggarakan roadshow non-deal (NDR) untuk Adaro Energy (ADRO) dan bertemu dengan sepuluh investor institusional.

Tanggapan para investor sangat positif terhadap ADRO berkat model bisnis batubara terintegrasi secara vertikal dan biaya yang terkelola dengan baik.

Namun, kami juga mencatat bahwa sebagian besar investor masih mengawasi 1) dinamika permintaan batubara China dan 2) Kemajuan proyek pembangkit listrik tenaga panas Batang dan Tanjung. Kami tetap mempertahankan target harga 12 bulan ke depan untuk ADRO seharga Rp2.425. Beli.

Global coal supply-demand dynamics
Selama NDR, kami melihat bahwa sebagian besar investor Singapura masih menonton dinamika permintaan batubara global jangka panjang. Dengan demikian, aktivitas China yang terkait dengan sektor batubara akan sangat mempengaruhi pasar batubara global secara keseluruhan.

Batang and Tanjung thermal power plant projects: Still on track
Perhatian investor lain terletak pada kemajuan proyek pembangkit listrik tenaga panas Batang dan Tanjung - di mana ADRO menjelaskan bahwa proyek tersebut masih dalam jalur. Pembangkit listrik Batang dijadwalkan beroperasi mulai 2020. Untuk pembangkit listrik tenaga panas Tanjung, operasinya akan dimulai pada 2019.

Coal production recovery predicted for 2Q17
Perusahaan mengharapkan untuk melihat puncak produksi batubara di 2Q dan 3Q karena diperkirakan kondisi cuaca lebih baik.

Maintain Buy and TP IDR2,425
Kami mempertahankan target harga depan 12 bulan di IDR2.425 untuk ADRO, yang menyiratkan potensi kenaikan 55,0%.

Tag : adaro
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top