BUMI Raih Kontrak Batu Bara 4,5 Juta Ton

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) meraih kontrak untuk menyediakan batu bara sebesar 4,5 juta ton per tahun untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap Tanjung Jati B yang berlokasi di Jepara, Jawa Tengah.
Lukas Hendra TM | 18 Mei 2017 20:09 WIB
Direktur Keuangan PT Bukit Asam Tbk. Achmad Sudarto (dari kiri) bersama Direktur PT Bumi Resources Tbk. Dileep Srivastava dan Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia Supriatna Suhala menjadi pembicara dalam acara dialog emiten dengan tema Perusahaan Pertambangan & Jasa Pertambangan Batubara di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/3). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) meraih kontrak untuk menyediakan batu bara sebesar 4,5 juta ton per tahun untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap Tanjung Jati B yang berlokasi di Jepara, Jawa Tengah.

Direktur & Corporate Secretary PT Bumi Resources Tbk., (BUMI) Dileep Srivastava mengatakan kontrak tersebut berdurasi lima tahun, dan perseroan melalui anak usahanya PT Kaltim Prima Coal akan memasok 4,5 juta ton per tahun.

“KPC akan memasok 4,5 juta ton per tahun dari 2020,” katanya saat dihubungi, Kamis (18/5/2017).

PT PLN (Persero) memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap Tanjung Jati B usai melakukan penandatanganan perjanjian kontrak penyediaan batu bara bersama dengan PT Kaltim Prima Coal dan PT Indominco Mandiri, anak usaha PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG). Penandatanganan itu dilakukan pada Selasa (9/5/2017).

Dalam keterangan resminya yang dipublikasikan Senin (15/5/2017), PLN mengungkapkan kontrak tersebut berdurasi lima tahun. Kontrak yang ditandatangani bersama PT Indominco Mandiri adalah pengadaan batu bara Lot-1I unit 1 dan 2 sebesar 500.000 ton per tahun.

Tag : bumi resources
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top